MEDAN – Kontingen DKI mendulang tiga medali emas sehari jelang pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 yang akan dibuka Presiden Jokowi, Senin (9/9/24) di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.
Tiga medali emas masing-masing disumbangkan melalu cabang olahraga loncat indah putra nomor trio, kemudian criket putra dan polo air putra.
“Alhamdulillah hari ini bertambah tiga medali emas dan total menjadi 10 sehari sebelum pembukaan PON,” jelas Wakil Ketua CdM Sumut Aldwin Rahadian di posko Kontingen DKI Jakarta di hotel Four Point Medan, Minggu (8/9/24).
Aldwin yang berprofesi sebagai pengacara nasional itu sangat berterimakasih atas dedikasi dan perjuangan atlet yang telah memberikan prestasi terbaik untuk kontingen DKI.
“Perolehan sepuluh medali emas ini sungguh sangat luar biasa bagi kami. Kenapa? Karena cabor cabor unggulan DKI belum diperlombakan tapi kita sudah berhasil mendapat 10 medali emas,” ujar Aldwin.
Didampingi wakil komandan Posko Sumut Hengky Silatang SH, pendiri Law Firm Aldwin Rahadian and Partners itu, tetap optimistis DKI memenuhi target menjadi juara umum.
Pasalnya, setelah pembukaan cabang unggulan pendulang emas DKI mulai di pertandingan.
“Sepatu roda, atletik, renang dan beberapa cabang beladiri lainnya menjadi penyumbang medali emas kontingen.“
“Saya berharap kepada seluruh atlet tetap memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk memberikan dan meraih hasil terbaik. Perjuangan baru akan dimulai, bertarunglah dengan semangat membaja sampai tetes keringat terakhir,” katanya lagi.
Aldwin menyebut semangat bertarung yang ditunjukan tim polo air putra dapat memicu cabang olahraga lainnya untuk meraih hasil terbaik.
Pada pertandingan yang berlangsung di kolam renang Selayang, DKI selalu tertinggal dalam hingga kuarter ketiga saat bertemu musuh bebuyutan Jawa Barat.
Namun memasuki kuarter ke empat DKI mampu menyamakan kedudukan bahkan unggul 15-14 sebelum disamakan menjadi 15-15 yang membuat pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti.
“Mental bertanding, semangat juang, dan keinginan untuk menjadi juara membuat tim polo air putra tampil habis-habisan. Dukungan moril dari segenap official dan suporter DKI tak sia-sia. Tim Polo air DKI akhirnya menang 20-19 lewat adu penalti,” tandasnya.