Prodi Budidaya Perairan Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Unsri  Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Talang Balai Baru 1

Prodi Budidaya Perairan Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Unsri  Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Talang Balai Baru 1. Foto/Ist

OGAN ILIR – Pertanian Universitas Sriwijaya (Unsri) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Talang Balai Baru 1, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel, pada Rabu, (23/10/24).

Kegiatan bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan ketrampilan budidaya ikan lele.

Diharapkan mampu meningkatkan produksi benih untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Dalam kegiatan tersebut, dosen dan mahasiswa dari Program Studi Budidaya Perairan menyampaikan pelatihan tentang persiapan pembenihan ikan, manajemen kolam, pengolahan pakan ikan, hingga pengetahuan khusus mengenai cara peningkatan produksi benih ikan lele.

Melalui pelatihan, masyarakat diberikan panduan praktis mengenai teknik pemijahan yang efektif, pemilihan induk unggul, serta pengelolaan lingkungan kolam yang optimal untuk mendukung pertumbuhan benih ikan lele.

Diharapkan, dengan penerapan teknik ini, masyarakat dapat meningkatkan hasil produksi benih ikan lele secara berkelanjutan.

Ketua Program Studi Budidaya Perairan Universitas Sriwijaya, Dr. Ferdinand Hukama Taqwa, S.Pi., M.Si, sekaligus sebagai Ketua Tim PKM Unsri menjelaskan, kegiatan pengabdian ini merupakan komitmen Unsri untuk mendukung pembangunan desa melalui sektor perikanan.

“Kami berharap agar pengetahuan yang disampaikan dapat diterapkan oleh masyarakat Desa Talang Balai Baru 1 sehingga potensi perikanan lokal dapat berkembang dengan baik,” jelasnya.

“Dengan adanya peningkatan produksi benih ikan lele, kami berharap masyarakat dapat memperoleh hasil yang lebih baik secara ekonomi,” ungkapnya lagi.

Kegiatan ini disambut hangat masyarakat setempat.

Kepala Desa Talang Balai Baru 1, Heri Muryanto, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Unsri di desanya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Program Studi Budidaya Perairan Universitas Sriwijaya yang telah memilih desa kami sebagai tempat pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat,” katanya.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami, terutama dalam hal peningkatan produksi benih ikan lele yang memiliki potensi pasar tinggi. Kami berharap kegiatan serupa bisa terus berlanjut agar desa kami semakin berkembang di bidang perikanan,” ujar Heri lagi.

Salah satu peserta pelatihan, Bapak Rendi menyampaikan, pelatihan ini memberikan wawasan baru yang sangat dibutuhkan.

“Kami jadi lebih percaya diri dalam mengelola usaha budidaya ikan lele kami, terutama dalam meningkatkan produksi benih. Terima kasih kepada Universitas Sriwijaya yang telah berbagi ilmu dan pengalaman berharga ini,” tuturnya.

Melalui kegiatan Pengabdian masyarakat ini menjadi langkah nyata bentuk sinergi dan kerjasama kedepannya nanti antara Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan hasil penelitian untuk meningkatkan produksi benih dan juga kemajuan perikanan di Sumsel.

Editor: Theo Esto

Related posts

Stok Beras Melonjak 49 Persen, PKB: Target Swasembada Pangan 2029 Realistis

Aklamasi, Paman Birin Kembali Pimpin PB Lemkari 2026-2031

Groundbreaking Oakwood Sanur Bali, Penguatan Ekosistem Health And Wellness Living di Kawasan The Sanur