TMMD ke 123/2025 Resmi Dibuka di Desa Karacak Leuwiliang Bogor

TMMD ke 123/2025 Resmi Dibuka di Desa Karacak Leuwiliang Bogor. Foto/Ist

BOGOR – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 123, Tahun Anggaran 2025 Kabupaten Bogor dibuka di Lapangan Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor Jawa Barat.

Pj Bupati Bogor Bachril Bakri dalam sambutannya mengatakan, Program TMMD ke-123 Tahun anggaran 2025 dilaksanakan untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

“TMMD ini juga mampu mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkelanjutan serta ketahan di wilayah Kabupaten Bogor,” kata Bachril di Leuwiliang, Rabu (19/2/25).

Pada kesempatan itu, Danrem 061/SK Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi menyampaikan, selain pengerjaan sasaran fisik dan non fisik, kali ini TMMD melakukan kegiatan program unggulan Presiden Prabowo melalui perintah KSAD yaitu ketahanan pangan, TNI Manunggal Air, Rehab RTLH dan MCK, Percepatan penurunan stunting, Penghijauan dan pembersihan lingkungan.

“TNI akan selalu siap bersinergi dengan Pemerintah untuk sinergi terkait program pembangunan dalam rangka mensejahterakan rakyat,” ungkapnya.

Kegiatan TMMD ini juga didukung oleh personel gabungan TNI dan Polri dan berkolaborasi dengan warga setempat.

Adapun komposisi pasukan dilapangan terdiri dari pasukan Yonif 310/Kk, Yonif 315/Grd, Armed-5/Trk, Lanud ATS, Satuan Zeni, Babinsa Kodim 0621/Kab Bogor, Polres/ Polsek Bogor dan Warga/ Masyarakat Leuwiliang.

Adapun TMMD ini direncanakan berlangsung selama satu bulan ke depan. Terhitung 19 februari hingga 20 Maret 2025.

Selain sasaran fisik peningkatan kualitas jalan sepanjang 3.030 meter, kegiatan TMMD kali ini menyasar sasaran non fisik diantaranya penyuluhan KB, penyuluhan stunting, penyuluhan pertanian dan peternakan, penyuluhan hukum dan bela negara, penyuluhan agama serta sosialisasi Rekruitmen TNI.

Sementara itu, Komandan Kodim 0621 Kabupaten Bogor Letnan Kolonel Infanteri Henggar Tri Wahono SH MH melaporkan pihaknya telah melaksanakan pengecoran jalan sepanjang kurang lebih 3 kilomeyer dan 30 meter dengan lebar 3 meter kemudian ketinggian 15 cm.

“Medannya cukup terjal. Saya akui disitu ada beberapa spot yang memang susah dilalui kemudian airnya juga susah sehingga itulah tantangan kami sehingga tantangan yang ada kita jadikan suatu peluang itu harus ditembus. Dalam waktu 30 hari kedepan itu harus bisa semua. Karena target saya satu hari itu bisa minimal 100 meter,” ungkapnya.

Kemudian kegiatan fisik lainnya adalah membangun tiga unit rumah dalam program RTLH serta membangun 5 titik air dengan pengeboran dan merehab mushola satu-satunya yang dimiliki warga karacak.

Kodim 0621, ujar Tri, juga melakukan berbagai penyuluhan kesehatan, mulai dari stunting dan lain sebagainya serta pembukaan lahan 200 hektare.

Harapannya masyarakat bisa meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

“Di desa karacak ini ada durian Cengal kemudian manggis. Desa ini menjadi destinasi wisata warga Jakarta atau Bandung. Dengan adanya fasilitas yang jalan yang kami bangun tentunya hal itu akan sangat membantu transportasi warga maupun masyarakat sekitar untuk mendistribusikan hasil buminya,” pungkasnya.

Related posts

Wartawan Senior Tatang Dimintai Keterangan Ihwal Uang Kadeudeuh Persib Rp1 M dari KDM

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan akan Hadiri Musyawarah Anggota SP Antara

Dua Pameran Haji dan Umrah di Jakarta, Peluang Emas Ekspor Bumbu Masak dan Logistik ke Timur Tengah