PANGANDARAN – Bijaklah dalam bermedia sosial. Setidaknya pesan itu yang tersirat dalam kegiatan pengabdian masyarakat Program Studi Digital Public Relations (DPR) Telkom University (Tel-U) Bandung di MAN 1 Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Kamis (24/4/25).
“Bijak dalam menggunakan media digital menjadi hal mutlak untuk menerapkan citra danjejak positif baik di dunia nyata maupun dunia maya,” ujar Dr. Tita Melia Milyane, S.Sos., M.M.Pd., Ketua Program Studi Digital Public Relations.
Di hadapan seluruh siswa MAN 1 Pangandaran, Tita berpesan etika digital dalam berbicara maupun berinteraksi di dunia maya tetap harus dijaga.
Terutama bagi kalangan generasi Z yang tumbuh dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan dominasi media sosial.
“Kita harus memegang kukuh prinsip dasar etika digital, nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab sosial media, serta bagaimana cara agar kita dapat membangun citra diri yang positif di ruang digital,” tambah Tita pada kegiatan bertema “Etika Digital: Memahami dan Mencegah Pelanggaran Etika Digital” tersebut.
Pemateri lainnya, Septiana Yustika M.I.Kom., mengatakan nilai utama yang dijunjung dalam etika digital juga mencakup tanggung jawab dalam menyampaikan opini, berkomentar, dan memberikan kritik di ruang publik.
Konsep ini juga yang akan membangun personal branding pribadi agar dapat dinilai sebagai individu yang unggul.
“Selain itu, menanamkan prinsip-prinsip etika dalam aktivitas digital merupakan hal yang tidak kalah penting, seperti memperkuat literasi media, menangkal hoaks, dan menerapkan norma sosial yang ada,” ujar dosen Digital Public Relations yang akrab dipanggil Yus itu.
Dalam kegiatan etika digital ini terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan, yakni pertama think before share atau berpikir sebelum membagikan informasi kepada forum atau individu lain agar konten yang disebarkan benar-benar layak dan bertanggung jawab.
Kedua, menghormati privasi dan melindungi data pribadi, yang berarti penting untuk memperhatikan batasan dalam memublikasikan sesuatu, terutama yang berkaitan dengan informasi pribadi orang lain.
Ketiga, bersikap sopan dalam berkomunikasi, dengan tetap menjaga tatakrama baik di dunia nyata maupun dunia maya.
Terakhir, memverifikasi informasi sebelum membagikannya, sebagai langkah validasi untuk membuktikan kebenaran suatu berita sehingga dapat mencegah terjadinya misinformasi maupun disinformasi.
Harapannya hasil diskusi dan pemantapan materi yang dilakukan dapat diaplikasikan dengan penuh kesadaran guna mencapai ruang digital yang positif, terutama bagi siswa dan siswi MAN 1 Pangandaran sebagai peserta sosialisasi dalam kesempatan ini.
Kepala Sekolah MAN 1 Pangandaran, Maman Suherman, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Telkom University dalam meningkatkan kesadaran siswa dan siswi atas pentingnya membangun personal branding dan etika digital.
Kegiatan ini merupakan bagian dari penerapan nilai Tridarma Perguruan Tinggi Telkom University, khususnya pada pendidikan, pengajaran, dan pengabdian kepada masyarakat.