BANDUNG – Mahasiswa ilmu komunikasi Universitas Telkom Bandung sukses menggelar acara berjudul “Varna Citta: Colors of Compassion” di Afecto Coffee, Jalan Bawean, Kota Bandung, Sabtu (17/5/20).
Workshop silk painting (melukis di atas kain sutra) ini tidak hanya seru dan kreatif, tapi juga membawa pesan sosial mendalam.
Kegiatan ini diinisiasi komunitas seni tekstil Saturnus Reeks bersama mahasiswa Ilmu komunikasi Universitas Telkom, yang mempunyai misi mengenalkan seni tekstil lokal sekaligus mengajak masyarakat peduli melalui kegiatan sosial.
Nama “Varna Citta” berasal dari bahasa Sanskerta. Varṇa artinya warna, Citta artinya hati yang sangat sesuai dengan tujuan acaranya mengajak kita melukis dengan hati.
Peserta yang datang, baik dari kalangan umum maupun anak-anak dari Panti Asuhan Al-Fitra, diajak langsung mencoba teknik melukis di atas kain sutra.
Ditemani mentor dari Saturnus Reeks, mereka bebas mengekspresikan emosi, cerita, dan harapan lewat warna dan goresan kuas.
Bagi anak-anak panti, kegiatan ini menjadi pengalaman baru yang menyenangkan dan menyentuh.
Mereka tidak hanya belajar seni, tapi juga menemukan cara baru untuk mengekspresikan diri.
Karya-karya mereka nantinya juga akan ditampilkan dalam kampanye sosial online, supaya lebih banyak orang tahu kalau setiap lukisan punya cerita dan makna.
Selain workshop, acara ini juga punya sesi Silk Social Impact, di mana para peserta bisa memberikan donasi berupa barang-barang kebutuhan primer anak-anak panti maupun bantuan dana.
Sesi ini menjadi momen yang hangat, karena semua terlibat langsung dan bisa merasakan dampak nyata dari kebersamaan.
Program “Varna Citta” hadir sebagai cara baru untuk menghubungkan dunia seni, UMKM lokal, dan kegiatan sosial.
Lewat kegiatan ini, anak-anak panti bisa punya akses pada edukasi seni, belajar keterampilan baru, bahkan membuka peluang masa depan yang lebih cerah lewat karya mereka.
Kegiatan yang penuh keceriaan ini mendapat respons positif dari semua pihak yang terlibat.
Anak-anak panti asuhan maupun para peserta merasakan manfaat dari acara ini, tidak hanya dari segi kebahagiaan tetapi juga dalam memperkaya wawasan dan pengalaman mereka.
Pesan yang disampaikan sederhana tapi kuat, “Every Color and Stroke Creates Hope”.
Setiap warna yang ditorehkan adalah harapan dan kebahagiaan bagi semua peserta.
Melalui kegiatan seperti ini, harapan itu bisa tumbuh bukan hanya bagi yang menggambar, tapi juga bagi semua yang menyaksikannya.
Melalui keberhasilan acara ini, terlihat jelas bahwa kreativitas dan kepedulian sosial bisa berjalan beriringan.
Varna Citta bukan hanya menjadi ruang ekspresi artistik, tapi juga menjadi media pemberdayaan yang menghadirkan harapan nyata bagi mereka yang selamaini kurang mendapat akses terhadap seni dan pendidikan kreatif.
Kedepannya, kegiatan seperti ini diharapkan bisa terus berkembang dan menjangkau lebih banyak pihak, baik institusi pendidikan, komunitas lokal, maupun masyarakat umum.
Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar dampak positif dari kegiatan seperti Varna Citta dapat meluas dan berkelanjutan.
Lebih dari sekadar workhshop, Varna Citta adalah sebuah gerakan menghidupkan empati melalui warna, mengangkat cerita melalui seni, dan menyatukan hati melalui kebersamaan.
Setiap senyum yang tercipta, setiap karya yang lahir, adalah bukti bahwa ketika seni dan kasih sayang bertemu, maka harapan pun tumbuh lembut, namun kuat.