Nava Band, 2 Sahabat yang Siap Mengguncang Panggung Musik Indonesia

Terbentuknya Nava Band berawal dari sahabatan sejak masih SMP dan terus berlanjut sampai mereka dewasa. Banyak kisah, optimisme dan idealisme dalam setiap lirik yang dinyanyikan duo ini.

Keren, tak heran kehadiran Nava Band selalu dinantikan, khususnya para penggemar setia mereka. Untuk urusan album besar, strategi musik dan kehadirannya agar selalu diperhitungkann musisi Tanah Air, duo ini berbagi kisahnya.

Berikut petikan wawancara khusus Nava Band dengan wartawan senior Syahban Lolo yang sudah puluhan tahun menjadi jurnalis musik dan hiburan di Indonesia.

Kapan terbentuknya Nava band dan kenapa hanya berdua?
Nava terbentuk pada 15 april 2025 yang didirikan oleh Hugo Kasela dan Revaldo Putra, kenapa hanya berdua, karena kami merupakan sahabat yang memang sudah bermusik bersama sejak masih SMP tentu dengan chemistry yang sama dan memang sudah memiliki komponen yang cukup diantara kami berdua, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk kedepannya menambah personil karena sampai saat ini pun kami masih mencari yang bisa ikut berkembang dan bisa membangun band ini bersama

Kenapa namanya Nava band?
Pertama, karena minimalis untuk diingat, dan lebih spesifiknya, nama Nava diambil dari bahasa latin yang bisa diartikan sebagai perjalanan baru yang membawa arah musik fresh untuk melewati kegelisahan di dunia, yang juga kami harapkan bisa didengar seluruh kalangan

Album mini dengan 4 lagu, ceritakan makna lagunya?
Mini album ini kami kasih judul “Rayakan Dunia Baru” namun bukan hanya sekedar judul melainkan sebuah ajakan bagi para pendengar, isinya diawali dengan:
⁠“Rayakan” lagu ini adalah sebuah ajakan untuk mensyukuri hal apapun yang telah dilewati.
⁠“Pergilah” yang menceritakan tentang orang terdekat yang dimana ia keras kepala dan kurangnya memberi pengertian.
“Selamanya” juga bukan sekedar lagu melainkan ucapan orang yang rindu akan masa kecilnya dan rasa terima kasih kepada orang tua.
⁠“Fana” lagu ini mengungkapkan kegelisahan terhadap zaman yang sekarang ini kita tahu bahwa tidak sedikit orang yang hidup bergantungan dengan algoritma, sehingga bagi kami itu menimbulkan kurangnya kreatifitas, dan juga rasa percaya diri mereka.

Jadi secara garis besar mini album “Rayakan Dunia Baru” ini menggambarkan tentang kehidupan sosial yang di alami.

Apakah semua lagu di EP album ini ber-genre rock alternative atau ada pop rocknya?
Iya kami versetile, dan alternative rock jadi head genre kami.

Kapan rencana album mininya di publish atau launchingnya?
Mini album kami sudah release pada 4 juli 2025 kemarin.

Sudah ada di platform dan YouTube kah semua lagunya?
Sudah tersedia diseluruh DSP Nava.

Semua lagu ciptaan siapa dan apakah masuk di Kasela Musik?
Revaldo Putra sebagai composer dan producer. Hugo Kasela sebagai composer dan lyricist
dan saat ini kami masih independen.

Harapan ke depan dengan album mininya?
Semoga mini album kami bisa memberikan kontribusi di kehidupan seluruh kalangan masyarakat sesuai dengan arti nama dan tujuan kami dalam bermusik.

Related posts

Investasi Rp1,2 Miliar, Shindy Rampungkan Transformasi Total Lewat Body Contouring di Klinik Skizzle

Indra Adhari, Momen Hari Musik 2026 Rilis Lebaran Telah Tiba

Marizka Juwita Rehat Nyanyi Saat Ramadhan, Fokus Ibadah dan Bikin Lagu Baru