Abio Salsinha Jelajahi Pedesaan Timor Leste, dari Dili ke Manusae, Nikmati Alam, Budaya, dan Kehangatan Warga

Foto/Abio

LIQUISA — Penyanyi asal Liquisa, Timor Leste, Abio Salsinha, baru-baru ini melakukan perjalanan penuh tantangan dari Kota Dili menuju Desa Manusae, Kecamatan Hatolia, Kabupaten Ermera.

Dengan mengendarai sepeda motor, Abio menempuh jalur pegunungan yang dikenal ekstrem, dipenuhi tanjakan dan turunan tajam di sepanjang wilayah perbukitan Ermera.

“Jalannya menakutkan karena sangat curam. Tanjakan dan turunan membuat jantung saya hampir gemetar, takut jatuh ke jurang,” ungkap Abio dalam keterangannya, Senin (13/10/25).

Meski medan yang dilalui cukup berbahaya, rasa lelah dan ketegangan terbayar lunas dengan keindahan alam serta kehangatan masyarakat Manusae.

Desa ini dikenal dengan udara sejuk khas pegunungan dan menjadi salah satu sentra perkebunan kopi dan pertanian utama di Ermera.

“Daerahnya sejuk dan dingin seperti di Eropa. Sore hari selalu diselimuti kabut putih, dinginnya luar biasa,” tutur Abio menggambarkan suasana di desa tersebut.

Selain menikmati pemandangan alam, Abio juga memanfaatkan kunjungannya untuk bertemu keluarga dan berbaur dengan masyarakat setempat.

Ia bahkan sempat bernyanyi dan menghibur warga, menciptakan suasana malam yang hangat dan meriah.

“Keluarga sangat senang dengan kehadiran saya. Saya bernyanyi dan menghibur masyarakat, semua terlihat bahagia. Setelah itu, para pemuda ramai-ramai minta foto bersama,” ujarnya.

Abio juga mengapresiasi budaya saling menghargai dan kebersamaan masyarakat Manusae. Dalam setiap pesta malam (festa), para pemuda menikmati suasana dengan tertib dan penuh rasa hormat.

“Daerah kita begitu indah dan kuat, harus kita kunjungi sampai ke pelosok agar tahu bagaimana kehidupan masyarakat di pedesaan,” tambah Abio.

Dalam perjalanannya, Abio turut menyoroti upaya pembangunan infrastruktur desa yang sedang digencarkan oleh pemerintahan Perdana Menteri Xanana Gusmão.

Menurutnya, pembangunan jalan cor semen yang kini mulai menjangkau pedesaan merupakan langkah penting untuk mempermudah mobilitas masyarakat.

“Sekarang pemerintah Pak Xanana Gusmão sudah mulai membangun jalan di setiap pedesaan. Dalam dua tahun ke depan, saya yakin semua jalan akan baik dan bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, supaya masyarakat bisa menjual hasil bumi mereka ke Kota Dili,” jelasnya.

Perjalanan Abio Salsinha ini bukan sekadar perjalanan pulang kampung, melainkan juga wujud kecintaannya terhadap tanah kelahiran dan rakyat Timor Leste, terutama mereka yang hidup di pedesaan, menjaga budaya, dan terus menghidupkan nilai-nilai persaudaraan.

Related posts

Investasi Rp1,2 Miliar, Shindy Rampungkan Transformasi Total Lewat Body Contouring di Klinik Skizzle

Indra Adhari, Momen Hari Musik 2026 Rilis Lebaran Telah Tiba

Marizka Juwita Rehat Nyanyi Saat Ramadhan, Fokus Ibadah dan Bikin Lagu Baru