BANDUNG BARAT — Dosen Program Studi S1 Hubungan Masyarakat, Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial, Universitas Telkom menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Dasar-dasar Public Speaking untuk Pelajar, Teknik dan OlahVokal dalam Public Speaking” di SMK Daarut Tauhid Boarding School (DTBS) Kampus II, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, belum lama ini.
Kegiatan ini diikuti oleh 46 santriwan SMK DTBS dari tiga jurusan, yakni Broadcasting dan Perfilman (12 peserta), Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (22 peserta), serta Desain Komunikasi Visual (12 peserta).
Pelatihan berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB dengan rangkaian acara berupa sambutan, penyampaian materi, workshop praktik public speaking, pembagian bingkisan alat sekolah, dan foto bersama.
Kepala SMK Daarut Tauhiid Boarding School, Huripudin, S.T., Gr., menilai kemampuan public speaking sebagai kompetensi penting yang harus dimiliki peserta didik.
Ia menyatakan, peningkatan keterampilan komunikasi publik menjadi salah satu program utama di SMK DTBS, sehingga pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan kegiatan PKM dari Universitas Telkom.
Ketua Tim PKM Universitas Telkom, Aditya Ali, S.Sos., M.Ds menjelaskan, pelatihan ini dirancang untuk membekali pelajar dengan kemampuan dasar berbicara di depan umum yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan generasi muda.
“Public speaking bukan hanya soal berbicara, tetapi bagaimana menyampaikan gagasan dengan percaya diri, terstruktur, dan beretika. Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu santri SMK DTBS memiliki bekal komunikasi yang kuat untuk dunia akademik maupun profesional,” ujarnya.
Selain Aditya Ali, pelatihan ini menghadirkan narasumber dari anggota tim lainnya yakni Ayub Ilfandy Imran, Ph.D dan Saepul Hayat, S.Pd. Materi yang disampaikan mencakup dasar-dasar public speaking, teknik olah vokal, penguasaan audiens, serta praktik langsung berbicara di depan umum yang disesuaikan dengan konteks pelajar SMK.
Melalui kegiatan PKM ini, Universitas Telkom berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang komunikasi, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan institusi pendidikan menengah.