SURABAYA – Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Jawa Timur (Jatim) menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) di Kota Surabaya, Sabtu (14/2/26).
Salah satu isu strategis yang diangkat adalah mengurangi sampah plastik.
Gerakan pengurangan sampah plastik ini dilakukan dengan menggandeng Refillin sebagai bagian dari upaya memperluas gerakan di berbagai ruang publik, termasuk forum politik.
Melalui booth tersebut, Refillin menghadirkan layanan isi ulang (refill) produk kebutuhan harian sekaligus memberikan edukasi kepada peserta muskerwil mengenai dampak plastik sekali pakai terhadap lingkungan.
Pengunjung diajak membawa wadah sendiri sebagai langkah sederhana namun nyata untuk mengurangi timbulan sampah dari kemasan sekali pakai.
Manager Operasional Refil Keling Jofany Ahmad menyampaikan, partisipasi Refillin di forum Muskerwil PKB Jatim merupakan bentuk kampanye keberlanjutan yang menyasar berbagai lapisan masyarakat.
“Dibukanya booth di acara PKB ini merupakan bagian dari kampanye Refillin yang mengedepankan pengurangan plastik sekali pakai. Kami ingin menunjukkan bahwa kegiatan besar pun dapat mulai menerapkan konsep isi ulang dan mengurangi ketergantungan pada kemasan sekali pakai,” ujar Jofany.
Selain layanan isi ulang, peserta muskerwil juga disuguhi seni instalasi berupa replika bayi yang terjebak dalam akuarium berisi botol plastik.
Instalasi tersebut menjadi simbol krisis sampah plastik yang mengancam generasi mendatang sekaligus mengundang refleksi peserta tentang dampak pencemaran terhadap kesehatan dan masa depan anak-anak.
Di sisi lain, Refillin turut menghadirkan booth edukasi pengujian mikroplastik.
Pengunjung dapat melihat secara langsung partikel mikroplastik dalam sampel air menggunakan dua mikroskop stereo yang disediakan di lokasi.
“Kami menyediakan dua mikroskop stereo untuk melihat jenis-jenis mikroplastik dalam air. Melalui pendekatan visual ini, masyarakat dapat memahami bahwa pencemaran plastik bukan sesuatu yang abstrak, tetapi nyata dan ada di sekitar kita,” ujar Rafika Aprilianti.
Menurutnya, perubahan perilaku konsumsi membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan dari partai politik sebagai pengambil kebijakan.
Keterlibatan dalam forum Muskerwil ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi penyelenggaraan kegiatan yang lebih ramah lingkungan di masa mendatang.
Refillin merupakan inisiatif ekonomi sirkular yang mendorong sistem belanja tanpa kemasan sekali pakai melalui mekanisme isi ulang.
Dengan memperluas jangkauan kampanye ke berbagai acara publik, Refillin berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengurangan sampah plastik demi keberlanjutan lingkungan.
