Pengemudi Vellfire Aniaya Petugas SPBU, DPR: Pelaku Harus Dijerat Pidana

Foto/Ilustrasi/Ist

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB Abdullah, mengecam keras aksi arogan seorang pengemudi mobil Toyota Vellfire yang melakukan pemukulan terhadap petugas SPBU di wilayah Cipinang, Jakarta Timur, setelah ditolak mengisi BBM jenis Pertalite.

Menurut Abdullah, tindakan tersebut tidak hanya mencederai hukum, tetapi juga menunjukkan sikap tidak patut dan merugikan masyarakat.

Ia menegaskan, mobil sekelas Vellfire secara spesifikasi teknis minimal menggunakan BBM dengan RON 91 ke atas, sehingga penolakan petugas SPBU sudah sesuai aturan.

“Petugas SPBU sudah menjalankan tugas sesuai ketentuan. Tidak ada alasan bagi siapa pun untuk bertindak kasar, apalagi sampai melakukan kekerasan,” ujar Abdullah.

Abdullah mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian yang telah menangkap pelaku.

Ia menilai respons cepat tersebut penting untuk menjaga wibawa hukum dan memberikan rasa keadilan bagi korban.

Lebih lanjut, Abdullah menegaskan, pelaku telah melakukan sejumlah pelanggaran serius.

Pertama, dia menggunakan barcode yang tidak dengan pelat nomor kendaraan.

Kedua, melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap petugas SPBU.

Ketiga, melakukan penipuan dengan mengaku sebagai anggota kepolisian, padahal bukan.

“Perbuatannya berlapis dan tidak bisa dianggap sepele. Karena itu, saya meminta kepolisian bertindak tegas, dan dijerat pidana agar ada efek jera dan menjadi pembelajaran bagi masyarakat,” tegasnya.

Sebagai anggota Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, Abdullah menekankan pentingnya penegakan hukum tanpa pandang bulu, terutama terhadap tindakan premanisme dan penyalahgunaan identitas aparat penegak hukum.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menghormati aturan, termasuk ketentuan penggunaan BBM sesuai spesifikasi kendaraan, serta tidak menyalahgunakan fasilitas atau mengintimidasi petugas di lapangan.

“Negara tidak boleh kalah oleh tindakan arogan. Hukum harus ditegakkan secara tegas dan adil,” pungkas Abdullah.

Related posts

Komisi I Dorong RI Suarakan Perpanjangan Gencatan Senjata Iran–Amerika

BBM Non-Subsidi Naik, Perbaikan Sarana Transportasi Umum Mendesak

Mencari Kartini di Bantargadung, Ketika Tanah Bergerak dan Harapan Ditegakkan