CENGKARENG – Seorang wanita pengendara sepeda motor menjadi korban percobaan begal berkedok debt collector di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.
Aksi tersebut terjadi saat korban pulang kerja dan melintas di jalur yang biasa dilaluinya untuk mencari takjil menjelang waktu berbuka puasa.
Dalam keterangannya, korban menegaskan bahwa peristiwa ini tidak berkaitan dengan unsur suku atau ras tertentu dan meminta masyarakat tidak mengaitkan kejadian dengan sentimen rasisme.
Ia menekankan agar fokus diarahkan pada tindakan pelaku semata.
Kronologi Kejadian
Korban mengungkapkan, dirinya tiba-tiba dihadang dua orang dari arah kanan yang meminta agar motornya menepi.
Pelaku menyapa dengan salam dan meminta motor dipinggirkan dengan alasan plat nomor dan kendaraan belum lunas.
Padahal, menurut korban, motor tersebut sudah lunas sejak tiga bulan lalu dan merupakan kendaraan bekas milik keluarganya.
Saat itu kondisi jalan terbilang cukup ramai, namun posisi korban berada paling belakang sehingga mudah dipepet ke sisi kiri jalan dan sulit melarikan diri.
Situasi semakin menegangkan ketika korban menyadari para pelaku tidak hanya berjumlah dua orang.
Ia menyebut ada sekitar delapan orang yang datang menggunakan empat sepeda motor, masing-masing berboncengan.
Salah satu pelaku yang mengenakan helm hijau berusaha mengambil kunci motor korban.
Namun dengan refleks cepat, korban langsung mematikan mesin dan menarik kunci motornya.
Dalam kondisi panik dan berusaha bertahan, korban berteriak sekencang mungkin meminta pertolongan warga sekitar.
“Tolong, maling motor,” teriaknya berulang kali.
Korban juga sempat melawan menggunakan kunci motor serta pelat nomor yang terlepas akibat dorongan para pelaku.
Ia menghalangi pengguna jalan lain agar berhenti dan membantu, sembari merekam kejadian menggunakan ponsel sebagai bukti.
Pelaku Kabur
Melihat situasi mulai ramai dan perhatian warga tertuju ke lokasi, para pelaku akhirnya melarikan diri.
Dua orang sempat dihadang warga, namun berhasil kabur bersama kelompoknya.
Peristiwa ini menambah daftar keresahan masyarakat terhadap aksi kejahatan dengan modus berpura-pura sebagai debt collector.
Korban berharap aparat penegak hukum dapat menindak tegas pelaku dan meningkatkan pengawasan di wilayah rawan.
Pesan untuk Masyarakat
Dari kejadian tersebut, korban membagikan beberapa hal yang dinilai penting untuk dilakukan saat menghadapi situasi serupa:
Jangan panik dan jangan langsung menuruti permintaan pelaku.
Segera cabut dan pegang kunci motor.
Teriak minta pertolongan warga sekitar.
Rekam kejadian sebagai bukti.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penangkapan pelaku.
Warga diimbau tetap waspada dan segera melapor apabila mengalami atau menyaksikan kejadian serupa.