Tumbangkan Unggulan Kedua, Raymond-Joaquin Susul Sabar-Reza ke Laga Delapan Besar

BERITAIND.COM, JAKARTA – Ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin membuat kejutan dengan menumbangkan unggulan kedua asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dalam dua game langsung, 21-14, 21-14. Tiket babak perempat final Polytron Indonesia Open 2026 pun digenggam Raymond/Joaquin.

Raymond/Joaquin mengaku tak menyangka bisa menang dua game langsung dari Chia/Soh yang merupakan pasangan rangking dua dunia.

“Puji Tuhan kami bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar dan tidak ada cedera. Menurut saya hari ini benar-benar luar biasa. Yang paling terasa bagi saya itu dari crowd-nya. Dari kemarin saja menurut saya sudah ramai, tapi puji Tuhan hari ini makin ramai lagi. Itu membuat saya dan Raymond juga makin berambisi lagi mainnya,” kata Joaquin.

“Kami tidak menyangka menang dua game langsung, soalnya mereka pemain yang sangat berpengalaman di level atas. Sempat rangking satu dunia juga. Strateginya sih tidak mau dikasih tahu, yang penting fokus poin-poinnya saja. Satu poin, satu poin, satu poin, dan adu cepat-cepatan dapat poin saja,” jelas Raymond.

Raymond/Joaquin mengekor langkah Sabar Karyaman Gutama/M. Reza Pahlevi Isfahani yang lebih dulu melaju ke babak perempat final. Sabar/Reza menundukkan ganda putra China, Huang Di/Liu Yang dengan skor 21-15, 15-21, 21-17.

“Terima kasih untuk penonton di Istora, sangat luar biasa ya hari ini. Kita juga sangat merasa didukung oleh penonton. Di akhir-akhir poin kami sempat agak panik, cuma karena pendukung di Istora sangat ramai, jadi kita percaya dirinya nambah sih,” kata Sabar.

Kemenangan ini menambah keunggulan Sabar/Reza dalam catatan rekor pertemuan dengan Huang/Liu menjadi 4-0.

Namun di pertemuan kali ini, Sabar/Reza mesti berjuang hingga tiga game, berbeda dengan tiga pertemuan sebelumnya yang dimenangkan Sabar/Reza dengan straight game.

“Hari ini mereka mainnya lebih nothing to lose. Mereka polanya bagus, sangat menyerang. Tadi di game awal karena main di Istora kita tahu ada menang angin dan kalah angin. Pada game kedua, kami sempat ragu-ragu. Mereka tekanannya sangat kencang ke kami berdua, tapi di game ketiga kami menerapkan pola sesuai dengan sisi lapangannya, alhamdulillah bisa menang,” jelas Sabar.

Sabar/Reza bersyukur bisa melaju ke babak perempat final di turnamen level Super 1000 ini, apalagi performa mereka akhir-akhir ini tengah menurun.

Mereka pun mengakui bahwa saat ini tengah berupaya untuk meningkatkan rasa percaya diri setelah kekalahan-kekalahan yang mereka alami.

“Mungkin semua juga tahu ya, hasil kami dari awal tahun sampai sekarang pun kurang bagus. Kami berada di posisi di bawah sekarang ini rasanya untuk naikin mental itu juga agak susah. Mungkin orang pikir ini gampang. Maunya percaya diri di lapangan, tapi karena hasilnya kurang bagus, ini mempengaruhi pikiran, setiap main ada rasa takut kalah lagi. Pikiran-pikiran ini sedikit mengganggu saat main, tapi kami tetap berusaha memperbaiki performa kami ” beber Reza.

Pada babak perempat final, Sabar/Reza akan berhadapan dengan Chen Bo Yang/Liu Yi (China) atau Zhi Wei He/Huang Jui Hsuan (Chinese Taipei).

Sedangkan Raymond/Joaquin ditantang juara dunia 2021, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dari Jepang.

Related posts

Berhasil Revans, Putri Kusuma Wardani Ke Perempat Final

Rachel-Febi Waspadai Lawan Sejak Awal Permainan

Ganda Putri Pastikan Tiket Semifinal