BERITAIND.COM, JAKARTA – Konselor dan pegiat sosial H. Muchamad Romly, S.Sos.I., M.E.Sy., yang akrab disapa Roy Romly, bersiap merilis single perdana bertajuk anthem filantropi.
Lagu penyemangat ini didedikasikan khusus bagi para filantropi, individu yang mendedikasikan waktu, tenaga, dan keahliannya untuk kesejahteraan sesama.
Single tersebut dijadwalkan rilis awal Juli 2026 di seluruh platform musik digital.
Urusan aransemen musik, Roy berkolaborasi dengan hits maker Ayat Kindern.
“Insya Allah awal Juli nanti single perdana saya rilis di semua platform musik. Temanya anthem penyemangat untuk para filantropi,” papar Roy kepada Bois Famous Maker, saat ditemui usai menunaikan khutbah Jumat di salah satu masjid di Jakarta, Jumat (12/6/26).
“Music directornya saya gandeng Ayat Kindern, hits maker yang sudah malang melintang di industri musik,” lanjutnya.
Pria kelahiran Jakarta 16 Mei 1986 ini menjelaskan, gagasan lagu lahir dari pengalamannya berkeliling Indonesia sebagai pembicara di bidang healing dan konseling.
Ia melihat banyak filantropi aktif justru berasal dari kalangan purnawan/purnawati atau pensiunan.
“Banyak dari mereka sukses dan mapan di bidang profesinya. Ketika purna tugas, mereka memilih jadi filantropi,” ungkapnya.
“Selama ini banyak yang berkonsultasi dan sharing dengan saya. Lagu ini untuk menguatkan langkah mereka,” lanjut lulusan Universitas Al Azhar Indonesia, Prodi Bimbingan Konseling Islam, dan Magister Ekonomi Syariah Universitas Islam Az-Zahra itu.
Latar belakang Roy yang pernah menimba ilmu di pondok pesantren, aktif berorganisasi saat kuliah, hingga merintis usaha mandiri menjadi fondasi kuat karya ini.
Saat di kampus, ia pernah menjabat Ketua Senat Fakultas, Ketua Ospek Universitas, Ketua BEM Universitas, hingga Ketua Alumni.
Selain sebagai konselor, Roy aktif berdakwah sebagai khotib di berbagai masjid, narasumber program MNC Muslim, pengisi majelis taklim, serta praktisi ekonomi syariah.
Ia juga mengelola unit usaha travel haji-umroh dan yayasan sosial-keagamaan.
Semasa pandemi, ia merintis usaha ‘Buya Coffee’.
“Karir saya dimulai sebagai ‘host penerbangan haji’ sejak 2009. Alhamdulillah saya menguasai empat bahasa,” katanya.
“Saya paham rasanya merintis dari nol dan jadi newcomer, termasuk dalam merambah dunia musik ini. Info lengkap karier dan aktifitas saya dapat mengakses InstaGram @romly165,” pungkas suami dari Ekaristi Pratiwi dan ayah dari tiga anak itu.
Bois Famous Maker selaku pemerhati musik Indonesia menilai langkah Roy ini sebagai terobosan.
“Belum ada konselor yang merilis single anthem filantropi di blantika musik Indonesia dengan segmen usia purna. Ini warna baru yang dibutuhkan,” tegasnya.