Maria Monique Remembered 2026

Natalia Tjahja (Kiri) dan Rueibin Chen.

BERITAIND.COM, JAKARTA – MMLWF menghadirkan inisiatif yang mempertemukan generasi muda dari berbagai negara dalam satu semangat, yaitu berbagi kasih kepada kaum difabel dan kaum berkebutuhan khusus dalam rangka Maria Monique Remembered 2026.

Pada momentum Hari Musik Sedunia, Natalia Tjahja diwawancarai oleh Voice of Indonesia (RRI), membahas perjalanannya sebagai pencipta Anthem Paralympic (APC and APSF), serta persiapan event 100 CTFP menuju Asian Para Games Aichi Nagoya 2026.

Ia juga bertemu dengan pianis maestro dunia Rueibin Chen (Taiwan–Austria).

Ia mengajak Natalia untuk berkolaborasi dalam sebuah karya musik dunia bersama.

Para generasi muda menjadi donatur MMLWF.

Jadrianna Aletta Sutrisno (16) – Lead Youth Leader 100 CTFP Indonesia 2026, siswi Jakarta Intercultural School yang dikenal kreatif, inovatif, dan penuh rasa ingin tahu.

Ia mendirikan Cita Kita dan Rumah Inovasi yang berfokus pada workshop STEM untuk anak-anak, serta meraih Gold Award Innovation Science 2026.

Motto: I enjoy turning creative ideas into projects that can make a positive impact.

Xenia Malika (29) – Lead Youth Leader Inclusion 100 CTFP Indonesia 2026, alumni Malang Animation School yang dikenal independen dan introvert.

Ia berperan sebagai ilustrator dalam film Movie Boccia – Malaysia Scene, proyek film lintas negara yang disutradarai Natalia Tjahja, serta bekerja sama dengan almarhum Kelik Wicaksono sebagai animator.

Nathan Keniichi Christanto (17) – Youth Leader 100 CTFP Indonesia 2026, siswa National High Jakarta School yang memiliki minat pada kopi, fotografi, sepak bola, dan dokumenter.

Ia dikenal sebagai pribadi yang jujur dan memiliki rasa ingin tahu tinggi, serta pernah menghadirkan pembicara bisnis seperti Michael Sung dan Yasa Singgih di sekolahnya.

Alessandra Giannetto (11) – Children Inspiration Leader 100 CTFP World 2026, berasal dari Kroasia dan Italia, Alessandra dikenal sebagai anak yang ceria dan penuh kasih, dengan ketertarikan pada tenis, musik, STEM, dan desain.

Ia meraih berbagai penghargaan internasional Best Tennis Player Award 2025 (DBSEH), Dubai STEM Olympiad – Best Prototype Award 2025, Distinction Award for Piano, Merit Award for Singing, Queen Elizabeth’s School Dubai Scholarship Award 2026/2027 (Dubai).

Motto: Every child can inspire the world in their own unique way.

Laetitia (21) – Youth Leader 100 CTFP Singapore 2026, mahasiswi University of Southern California yang aktif di olahraga seperti gymnastics, basketball, skiing, dan snowboarding. Ia juga memiliki minat pada fashion preloved melalui platform LuxeCloset di Instagram.

Motto: Live life to the fullest.

Citta Suvana Ramli – Youth Leader 100 CTFP Indonesia 2026, siswi Global Nusantara School yang memiliki minat pada merajut, musik, dan seni menggambar.

Ia merupakan siswi terbaik lulusan Global Nusantara School, serta memperoleh beasiswa di National Cheng Kung University, Taiwan.

Motto: Cara mudah adalah cara yang sulit karena cara mudah tidak akan memberimu apa yang kamu inginkan.

Maria Monique Remembered 2026 juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur remaja lainnya, yaitu Daniella R Citra (London), Darlene Zhang (Melbourne), Christopher Reynard Kelana (Medan), Warren G Sebastian (Taiwan), Bryan dan Ibeth (Semarang), serta Emmanuel Oktavian (Semarang).

“Semua ini dari dan untuk Tuhan,” ujar Natalia dalam keterangan yang diterima beritaind.com, Minggu (21/6/26).

Related posts

Dua Pameran Haji dan Umrah di Jakarta, Peluang Emas Ekspor Bumbu Masak dan Logistik ke Timur Tengah

Singgung Dinamika PBNU, Gus Muhaimin: NU Itu Lesehan, Bukan Medan Pertarungan

56 Klub Siap Bersaing di Mandiri Kejurnas Antarklub U16 dan U18 Tahun Putra-Putri di Sahabat Arena