Muhaimin: Pemimpin Harus Kuasai Sosiologi, Luluk Sudah Membuktikannya

BERITAIND.COM, JAKARTA – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas capaian akademik Dewan Penasihat DPP Perempuan Bangsa Luluk Nur Hamidah, yang berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan dewan penguji di Universitas Indonesia, Senin (6/7/2026).

Dalam sidang promosi doktor tersebut, Luluk mengangkat disertasi berjudul “Dinamika Arena Politik Nahdlatul Ulama di Solo Raya: Interrelasi, Kontestasi Elite, dan Transformasi Masa Depan” dengan promotor Prof. Iwan Gardono Sudjatmiko dan Prof. Ricardi S. Adnan.

Cak Imin menilai keberhasilan Luluk meraih gelar doktor merupakan prestasi akademik yang membanggakan, tidak hanya bagi dirinya secara pribadi, tetapi juga bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) dan PKB.

“Apa yang telah dicapai Sahabat Luluk Nur Hamidah tentu merupakan prestasi akademik yang luar biasa,” ujar Cak Imin.

“Ini tidak hanya menambah kebahagiaan bagi saya pribadi karena memiliki sahabat yang kini telah menjadi doktor, tetapi juga menjadi kebanggaan dan harapan bagi keluarga besar NU, khususnya PKB,” lanjutnya.

Ia mengatakan, dirinya bersama sang istri dan seluruh keluarga besar PKB turut berbahagia atas keberhasilan tersebut.

Menurutnya, capaian akademik Luluk akan menjadi bekal penting dalam memperkuat perjuangan di ruang publik maupun politik kebangsaan.

“Saya, istri, beserta keluarga besar PKB mengucapkan selamat kepada sahabat Luluk,” katanya.

“Apa yang telah dicapai di Universitas Indonesia ini tentu akan bermanfaat dan menjadi modal bagi perjuangan kita semua,” katanya lagi.

Cak Imin juga mengapresiasi tema disertasi yang diangkat Luluk karena menyoroti kajian sosiologi politik Nahdlatul Ulama.

Menurutnya, pemahaman terhadap sosiologi menjadi bekal penting bagi setiap calon pemimpin.

“Selamat juga karena disertasinya mengangkat kajian sosiologi. Ini sangat baik, karena salah satu syarat utama seorang calon pemimpin adalah pernah membaca dan menguasai sosiologi,” pungkasnya.

Tak sendiri, sejumlah elit PKB nampak nampak hadir dalam sidang terbuka tersebut.

Antara lain Anggota Dewan Syuro DPP PKB Taufiq R Abdullah, Waketum Ida Fauziyah, Sekjen Hasanuddin Wahid, Wasekjen Anggia Ermarini, serta sejumlah anggota FPKB DPR RI.

Related posts

PP PBSI Petakan Hasil AJC 2026 Fokus Benahi Kekurangan Jelang WJC

Dukung Menlu Hadiri Pemakaman Khamenei, Komisi I: Kebijakan Luar Negeri Indonesia Tak Boleh Diintervensi

2,03 Juta Anak Habiskan Rp4,5 Triliun untuk Rokok, Komisi IX: Pemerintah Harus Tegas Terapkan Larangan