BERITAIND.COM, BANDUNG – Sebanyak 750 siswa Armidale English College (AEC) tampil memukau dalam AEC Gala 2026 Enters Pixel di Gedong Budaya Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (2/8/26).
Mengusung seni pertunjukan berbahasa Inggris, gala yang rutin diselenggarakan setiap dua tahun sekali ini menghadirkan tiga drama spektakuler yang memadukan unsur budaya, hiburan, dan pendidikan karakter.
Ketua AEC Gala 2026 Enters Pixel, Denaz Akmal Febriansyah, mengatakan tiga drama yang dipentaskan tahun ini yakni The Legend of Tangkubanparahu, Wednesday, dan Wreck-It Ralph.
Ketiganya dipilih sebagai media pembelajaran bahasa Inggris yang dikemas melalui seni peran dengan pendekatan yang dekat dengan dunia anak dan remaja.
“Melalui gala ini kami ingin membangun kepercayaan diri siswa dalam pergaulan sosial melalui bahasa Inggris. Mereka tidak hanya dituntut mahir berbahasa, tetapi juga mampu tampil dan berkarya di berbagai bidang,” ujar Denaz.
Menurutnya, drama The Legend of Tangkubanparahu sengaja dihadirkan sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya Sunda kepada generasi muda.
Sementara Wednesday dan Wreck-It Ralph! dipilih karena memiliki daya tarik kuat bagi kalangan remaja sehingga mampu meningkatkan minat siswa dalam belajar bahasa Inggris.
Denaz menjelaskan, AEC juga terus menanamkan enam karakter utama kepada para siswanya, yaitu pemberani, berani tampil berbeda, dapat dipercaya, memiliki rasa simpati, berkomitmen, dan menjadi ksatria.
Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi fondasi pembentukan karakter sekaligus bekal menghadapi tantangan global.
AEC yang berdiri sejak 1991 secara konsisten menggelar pertunjukan gala setiap dua tahun sekali sebagai wadah pengembangan kemampuan akademik dan nonakademik siswa.
Selain bergerak di bidang pendidikan bahasa Inggris, lembaga tersebut juga aktif bekerja sama dengan pemerintah dalam pelestarian budaya Sunda, termasuk terlibat dalam berbagai produksi film di sejumlah daerah, salah satunya di Desa Tenjolaya, Kabupaten Bandung.
Penyelenggaraan AEC Gala 2026 Enters Pixel turut mendapat dukungan dari berbagai sponsor, di antaranya bank bjb, serta dihadiri sekitar 50 tamu undangan dari berbagai kalangan.
Denaz berharap para peserta terus termotivasi untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris sebagai bekal menghadapi persaingan di era global.
“Jangan pernah patah semangat belajar bahasa Inggris karena kemampuan tersebut akan menjadi nilai tambah bagi masa depan,” katanya.
Sementara itu, salah seorang penonton, Aleya Nur Sabani, mengaku kagum dengan kualitas pertunjukan yang disajikan para siswa AEC.
“Ini pertama kalinya saya menyaksikan AEC Gala. Pertunjukannya benar-benar sesuai ekspektasi, bahkan melebihi ekspektasi saya. Para pemain tampil sangat menghayati perannya, proses dubbing terdengar rapi, perpindahan adegan berlangsung cepat, begitu juga penataan propertinya sangat tertata,” ujar siswi kelas VII tersebut.
Melalui AEC Gala 2026 Enters Pixel, Armidale English College kembali membuktikan bahwa pembelajaran bahasa Inggris dapat dikemas secara kreatif melalui seni pertunjukan.
Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan berbahasa asing, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat karakter, kreativitas, dan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal.