BERITAIND.COM, JAKARTA – Perjalanan para pemain muda Garuda Pertiwi, beberapa bulan terakhir menjadi pengalaman berharga dalam proses membangun masa depan sepak bola putri Indonesia.
Dari mendapatkan kesempatan merasakan atmosfer pusat pelatihan sepak bola elit Prancis di National Football Centre Clairefontaine pada 3–9 Mei 2026, hingga tampil di ajang internasional Srikandi Merdeka Cup 2026 di Kudus, Jawa Tengah.
Meski gagal membawa pulang trofi juara, perjalanan menuju final menjadi pencapaian penting bagi para pemain muda Indonesia.
Mereka telah mendapatkan pengalaman bermain dalam lima pertandingan dalam waktu sepuluh hari, menghadapi lawan-lawan dari negara berbeda dan merasakan tekanan kompetisi internasional.
Pengalaman berharga yang mereka dapatkan ini merupakan bukti komitmen Ketua Umum PSSI Erick Thohir, dalam membangun sepak bola putri tanah air, dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengembangkan talenta.
Penjaga gawang Garuda Pertiwi Alleana Ayu Arumy mengaku bahagia melihat sepak bola perempuan semakin mendapatkan perhatian dari PSSI dan ruang untuk berkembang.
“Saya merasa sangat senang karena sepak bola perempuan sangat diperhatikan dan diberikan kesempatan untuk berkembang. Terima kasih untuk Bu Vivin dan Pak Erick Thohir,” ujar Alleana.
Hal senada disampaikan Shifana Nadhifa. Ia menyampaikan apresiasi kepada PSSI, Ketua Umum PSSI Erick Thohir, serta anggota Exco PSSI Vivin Sungkono Chayani yang terus membuka kesempatan bagi pemain-pemain muda putri untuk mendapatkan pengalaman internasional.
“Terima kasih kepada PSSI, Pak Erick Thohir, Bu Vivin karena sudah memberikan kesempatan, khususnya kepada sepak bola putri Indonesia. Harapan selanjutnya semoga semakin banyak TC, kompetisi dan kesempatan internasional untuk sepak bola putri Indonesia,” kata Shifana.
Bagi Nafeeza Ayasha Nori, kesempatan menjalani TC di Paris menjadi pengalaman yang tidak akan dilupakan.
Ia merasa mendapatkan banyak pelajaran baru yang kemudian bisa dibawa ke dalam pengalaman bertanding bersama Garuda Pertiwi.
“Terima kasih kepada PSSI, Pak Erick Thohir dan Bu Vivin karena sudah memberikan aku kesempatan untuk mendapatkan pengalaman waktu TC di Paris,” ujar Nafeeza.
Sementara itu, Kesya Arabela Manisya Nian menilai kesempatan menjalani TC di Prancis merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi dirinya dan rekan-rekannya.
“Saya dan teman-teman sangat bersyukur karena mendapatkan kesempatan untuk menjalani TC di Prancis,” kata Kesya.
Pengalaman yang sama juga dirasakan Jazlyn Kayla Firyal. Menurutnya, kesempatan bermain dalam kompetisi internasional membuat para pemain merasa semakin diperhatikan sekaligus semakin termotivasi untuk berkembang.
“Kami ingin berterima kasih kepada Pak Erick Thohir dan Bu Vivin serta PSSI yang sudah memberikan kita kesempatan di kompetisi Srikandi Cup,” ujar Jazlyn.
Sedangkan Jezlyn Kayla Azkha melihat keberadaan Srikandi Merdeka Cup sebagai bagian penting dari perjalanan para pemain muda untuk meningkatkan kemampuan sebelum suatu hari mengenakan seragam Timnas Indonesia di level yang lebih tinggi.
“Dengan adanya kompetisi Srikandi Cup kita bisa berkembang. Kami sangat berterima kasih kepada Pak Erick Thohir, Bu Vivin, serta PSSI yang sudah menggulirkan kompetisi Srikandi Cup,” tutur Jezlyn.