Tim Junior Indonesia Dikukuhkan dan Jalani Simulasi, Siap Hadapi Kejuaraan Dunia Junior 2026

BERITAIND.COM, JAKARTA – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengukuhkan sekaligus melepas Tim Indonesia yang akan berlaga pada Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026.

Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung di Pelatnas PBSI Cipayung, Kamis (24/9/26).

Kegiatab menjadi bagian dari persiapan akhir tim sebelum bertolak ke Kairo, Mesir.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PBSI, kemudian dilanjutkan dengan laporan persiapan Tim WJC 2026 yang disampaikan oleh Manajer Tim, Eskar Tri Denatara.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pelepasan resmi Kontingen Tim WJC 2026 oleh Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja.

“Saya berharap para atlet dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan hasil dari kerja keras, disiplin, dan proses latihan yang telah mereka jalani selama ini,” tuturnya.

Setelah prosesi pelepasan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama Tim WJC 2026 bersama Pengurus PP PBSI dan sponsor, serta foto bersama seluruh anggota tim.

Rangkaian seremoni kemudian ditutup dengan doa.

Dalam simulasi tersebut, Tim Mayura yang dipimpin Moses Andar Simanjuntak berhadapan dengan Tim Syena yang dikapteni Jolin Angelia.

Tim Syena akhirnya meraih kemenangan setelah mengamankan pertarungan tiga gim dengan skor 55- 46, 48-55 dan 55-45 atas Tim Mayura.

Selain simulasi beregu, para pemain juga mendapatkan pengalaman bertanding dalam format nomor perorangan dengan sistem rally point 15 x 3.

Rangkaian simulasi ini menjadi salah satu bagian penting dalam tahapan akhir persiapan Tim WJC Indonesia sebelum menghadapi pertandingan sesungguhnya.

Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 akan berlangsung di Cairo International Stadium, Mesir, pada 5-17 Oktober 2026.

Kejuaraan ini akan mempertandingkan dua kategori, yaitu beregu campuran untuk memperebutkan Piala Suhandinata yang digelar pada 5-10 Oktober, serta nomor individu pada 12-17 Oktober.

Pada nomor beregu campuran, pertandingan akan menggunakan Sistem Relay 55 poin, dengan masing-masing sektor menyumbangkan 11 poin, serta format three winning games. Sementara untuk nomor perorangan, pertandingan akan menggunakan sistem rally point 15 x 3.

Terkait target yang dicanangkan, Eskar menyebut tim telah melakukan pemetaan terhadap kekuatan Indonesia maupun lawan yang akan dihadapi.

Eskar berharap seluruh atlet dapat memanfaatkan rangkaian persiapan yang telah dilakukan dengan sebaik-baiknya.

Menurutnya, persaingan di Kejuaraan Dunia Junior akan sangat ketat sehingga setiap pertandingan harus dihadapi dengan kesiapan dan fokus penuh.

Related posts

2 Kemenangan di Malaysia, Muhammad FA Wibowo Amankan Tiket IWF Italia

Anthony Hudson Tegaskan Target Thailand Menjuarai FIFA ASEAN Cup