BERITAIND.COM : PANGKALAN BALAI – Kantorr Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sekayu mengelar dialog perpajakan bersama forum komunisasi pajak di Banyuasin, Kamis (22/10/2026).
Dialog yang bertemakan Perkuat Hak Pajak sebagai strategi berkelanjutan Fiskal ditengah dinamika Global, diikuti para wajib pajak di Banyuasin. Seperti pelaku usaha, Pemerintah setta para bendahara instnsi perusahaan swasta maupun pemerintah maupun akademisi.
Rizal Fauzi Nurhadi S.ST M.Acc selaku Kepala Seksi Pelayanan KPP Pratama Sekayu mengatakan dialog bersama forum komunisasi pajak untuk membahas regulasi, kepatuhan serta peningkatan layanan. seperti sistem cotetax.
“Kita ingin. menampung masukan, saran dan permasalahan langsung dari wajib pajak untuk mengatasi perbaikan pelayanan,” ujar Rizal Fauzi.
Sementara Agung Prabowo, Asisten penyuluh pajak terampil KPP Pratama Sekayu mengakui ada beberapa kendala yang dihadapi wajib pajak disamping sistem pelaporan Coretax, tetapi besarnya wilayah Banyuasin masih sulit dijangkau terutama daerah perairan ditambah lagi jarak KPP Pratama Sekayu sering kali terkendala transfortasi yang terganggu kelancaran lalulintas.
“Persoalan seperti ini masih kita pikirkan mungkin kedepan, sehingga lebih efektif dalam pelayanan di Banyuasin perlu juga adanya pojok pajak, sehingga kendala pelayanan dapat teratasi dengan baik,” jelasnya.
Sahilin salah satu peserta dialog Pajak KPP Pratama Sekayu, sebagai bendara di Lingkungan Dinas Pendidikan Banyuasin ada kemudahan dengan sistem coretax sekarang ini dalam pelaporan. tetapi tetap ada persoalan yang belum bisa ditangan dengan baik seperti penggantian bendaraha sekolah yang tidak bisa langsung konex dengan pihak perbankan.
“Ini masih menjadi persoalan bagi kami kalau dari pihak sekolah ada penggantian bendahara sehingga tidak bisa langsung konex dengan perbankan. berbeda dengan sistem sebelumnya. Dan sebelumnya ada sekitar 158 wajib pajak sudah tidak aktif masih dimintai pelaporan,” jelas Sahilin