BERITAIND.COM, SUBANG – Anggota DPR RI sekaligus Ketua Fraksi PKB DPR RI Jazilul Fawaid atau Gus Jazil, berharap Kabupaten Subang, Jawa Barat, berkembang menjadi pusat pendidikan baru.
Harapan tersebut diwujudkan melalui pendirian Universitas Arya Wangsa (UAW) di Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang.
Gus Jazil yang merupakan founder UAW mengatakan, kehadiran perguruan tinggi tersebut merupakan bagian dari ikhtiar membangun sumber daya manusia (SDM) unggul sekaligus mengoptimalkan potensi besar yang dimiliki Kabupaten Subang.
Menurutnya, Subang memiliki posisi strategis karena perkembangan kawasan industri dan kedekatannya dengan Jakarta.
Namun, pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi harus diimbangi dengan ketersediaan lembaga pendidikan tinggi yang mampu mencetak tenaga profesional dan sumber daya manusia berkualitas.
“Kami memilih Subang karena daerah ini memiliki potensi industri yang besar. Jangan sampai Subang hanya menjadi kawasan industri, tetapi juga harus menjadi kawasan pendidikan,” ujar Gus Jazil dalam acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Arya Wangsa di Kampus UAW, Desa/Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Sabtu (31/10/26).
Saat ini UAW memiliki tujuh program studi, yakni Prodi S1 Sains Perkopian, S1 Arsitektur, S1 Bisnis Digital, S1 Ilmu Komputer, S1 Pariwisata, D3 Perhotelan dan D3 Kebidanan.
Ke depan, UAW juga menargetkan pengembangan Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis di Subang.
“Sengaja kami tidak langsung membuka banyak program studi. Untuk sementara ada tujuh program studi yang kami pilih karena memiliki keterkaitan dengan kebutuhan Subang,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita mengapresiasi pendirian Universitas Arya Wangsa.
Menurutnya, kehadiran perguruan tinggi baru menjadi tambahan fasilitas pendidikan yang penting bagi masyarakat Subang.
“Saya mengapresiasi dan berterima kasih atas dibukanya fasilitas pendidikan di Kabupaten Subang. Ini merupakan sebuah penghargaan bagi masyarakat Subang,” tuturnya.
Reynaldy menegaskan, Pemerintah Kabupaten Subang terbuka untuk membangun kolaborasi dengan UAW.
Salah satu kebutuhan strategis daerah yang menjadi perhatian adalah ketersediaan tenaga medis, khususnya dokter.
“Mari kita lukis gambar dan sejarah baru di Subang ini. Kami menyadari masih banyak tantangan, termasuk infrastruktur. Karena itu, kami akan menyiapkan semua yang diperlukan untuk mendukung kegiatan pendidikan dan perkuliahan,” kata Andik.