BANDUNG – Digitalisasi dalam berbagai aspek kehidupan menjadi hal yang sangat mudah dijumpai di era sekarang ini.
Teknologi hadir semakin memudahkan sendi-sendi hidup, meski pada bagian lain digitaliasi kerap menjadi alat untuk mengeruk keuntungan pribadi bahkan kejahatan.
Karena itu, literasi digitalisas memegang peran penting bagaimana menyeleksi informasi, menggunakan teknologi, dan memberikan manfaat untuk banyak orang.
Belum lama ini tim pengabdian masyarakat (abdimas) Program Studi (Prodi) S1 Digital Public Relaions (DPR) Telkom University (Tel-U) menggelar workshop literasi digital kepada siswa Madrasah Aliyah (MA) Al-Jawami di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Senin (18/6/23).
Abdimas dinahkodai tiga dosen Digital Public Relaions yang ahli di bidangnya yakni Aditya Ali, Slamet Parsono, dan Hanna Wisudawaty.
“Literasi digital memberikan benteng bagi kita semua bagaiamana bisa menyaring informasi dan bagaiaman menggunakan teknologi secara tepat dan bermanfaat bagi orang banyak,” ungkap Hanna saat memberikan materi.
“Teknologi bagai pedang bermata dua, jika kita menggunakannya dengan tepat maka akan memberikan kemudahan dan ketenangan, tapi jika tidak tepat digunakan bisa merugikan banyak orang,” lanjutnya.
Dikutip dari buku Peran Literasi Digital di Masa Pandemik (2021) karya Devri Suherdi, literasi digital merupakan pengetahuan serta kecakapan pengguna dalam memanfaatkan media digital, seperti alat komunikasi, jaringan internet dan lain sebagainya.
Kecakapan pengguna dalam literasi digital mencakup kemampuan untuk menemukan, mengerjakan, mengevaluasi, menggunakan, membuat serta memanfaatkannya dengan bijak, cerdas, cermat serta tepat sesuai kegunaannya.
