Pematangsiantar – Walikota Pematangsiantar Hefriansyah berharap Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) menjadi barometer mengukur pengamalan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Harapan itu disampaikannya pada acara pembukaan MTQ Nasional Kota Pematangsiantar ke 53 di lapangan H Adam Malik,Rabu (23/3/2021).
Hefriansyah mengatakan, MTQ adalah wahana pemersatu umat yang merupakan bagian dari pengenalan dan syiar Islam yang harus disampaikan melalui lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Ia juga mengharapkan umat Islam yang mendengarkan lantunan bait per bait Al-Qur’an akan semakin tergugah dan terbuka hatinya mempelajari.
” MTQ jangan hanya menjadi kegiatan keagamaan serimonial, namun menjadi barometer mengukur pengamalan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari”, ujar Hefriansyah.
Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga pada acara tersebut menambahkan jika kegiatan MTQ memiliki arti yang sangat penting. Selain untuk memotivasi umat agar lebih mencintai Al-Qur’an, hal ini juga dapat menjaga suasana yang religius di Kota Pematangsiantar.
” Kegiatan MTQ memiliki arti yang sangat penting. Selain untuk memotivasi umat agar lebih mencintai Al-Qur’an, juga dapat menjaga suasana yang religius di Kota Pematangsiantar,” sebut Timbul.
Politisi PDIP itu juga berharap kegiatan MTQ, harus mampu membumikan Al-Qur’an, sehingga nilai-nilai yang terkandung dapat dipahami, dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. (abd)
