Home Berita Kejurnas Gimnastik Junior-Senior 2026 Resmi Bergulir

Kejurnas Gimnastik Junior-Senior 2026 Resmi Bergulir

by Slyika

BERITAIND.COM, ARCAMANIK – Ketua Umum Federasi Gimnastik Indonesia Ita Yuliati membuka Kejuaraan Nasional Gimnastik Junior-Senior 2026 di Gymnasium Arcamanik, Jawa Barat, Sabtu (2/5/26).

Sebanyak 202 peserta dari 16 Pengurus Provinsi Gimnastik Indonesia akan tampil di gimnastik artistik putra (MAG), gimnastik artistik putri (WAG), dan gimnastik ritmik (RG).

Ketiga disiplin ini akan dipertandingkan hingga 9 Mei.

“Kejurnas merupakan agenda rutin tahunan yang diadakan Gimnastik Indonesia. Ini menjadi salah satu indikator bagi kami, Federasi Gimnastik Indonesia melihat potensi dan melakukan pemantauan atlet yang dapat kami bimbing dan bina di tingkat selanjutnya,” kata Ita saat sambutan pembukaan Kejurnas Gimnastik.

Ita berharap atlet-atlet gimnastik yang tampil di Kejurnas Junior-Senior ini dapat memiliki motivasi untuk mengukir prestasi hingga panggung dunia.

“Atlet-atlet junior ini kami harapkan ke depannya, untuk atlet senior kami akan lihat bagaimana perkembangannya. Pasang target tinggi, di Kejurnas, selanjutnya di PON, dan semoga kelak kalian bisa mewakili Indonesia di SEA Games, Asian Games, dan sampai ke Olimpiade,” ujar Ita.

“Gimnastik sekarang sudah lebih dikenal sejak Kak Rifda (Irfanaluthi) tampil di Olimpiade dan World Gymnastics memberikan kepercayaan kepada kita untuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Gimnastik Artistik yang tahun lalu sukses lita selenggarakan, dan penggunaan peralatannya juga dilanjutkan ke beberapa Pengrov, termasuk Jawa Barat ini. Ini menjadi salah satu langkah pembinaan gymnastics agar dapat meneruskan wakil di Olimpiade,” paparnya lagi.

Sebagai informasi, 72 atlet tercatat tampil di disiplin MAG untuk tiga kategori yakni elite, senior, dan junior. WAG terdata 81 atlet tampil di tiga kategori yakni elite, senior, dan junior. Sedangkan RG ada 49 atlet untuk kategori senior dan junior.

Kabid Binpres Federasi Gimnastik Indonesia Hesti Diwayanti mengatakan untuk Kejurnas ini, Tim Binpres memutuskan untuk menurunkan skala umur di kategori senior.

“Kategori senior kita mulai dari umur 15 tahun, sehingga diharapkan persaingan Kejurnas kali ini menjadi semakin kompetitif,” ujar Hesti.

Ia menambahkan, atlet elite pelatnas tidak diturunkan di Kejurnas. Sebab, di antara mereka masih harus menjaga kondisi guna pemulihan cedera.

“Seperti Abiyu, ia cedera ACL sehingga perlu recovery,” kata Hesti.

Kejurnas Junior-Senior 2026 didukung oleh Kemenpora melalui Kadispora Jawa Barat, KONI Jawa Barat, Gimnastik Indonesia Jawa Barat, serta sponsor yakni PT Alita Praya Mitra, PT Indo Kumala Jaya, Taishan, dan Bank Mandiri.

You may also like

Leave a Comment