Untuk mengobati rasa kangen akibat tidak bisa intens bertemu selama pandemi, Komunitas Sukses Beternak Kucing Ras (SBKR) dan Pet Vaganza mengadakan acara Pet Lovers Fun Gathering hari Sabtu (3/4/21). Acara yang diadakan di Surga Kucing Bintaro ini merupakan ajang silaturohim dan temu kangen para anggota komunitas.
Acara yang dihadiri 30 peserta ini tetap mematuhi protokol kesehatan. Suasana homey yang dihadirkan Surga Kucing Bintaro pun membuat kita betah berlama-lama dan santai mengikuti acara Fun Gtahering ini.
Tak hanya komunitas pecinta kucing saja yang meramaikan suasana. Acara yang berlangsung dari jam 14.00 siang ini juga turut menghadirkan perwakilan dari Komunitas Ayam Hias Tangerang, Komunitas Tarot Jakarta dan Komunitas Chimaru Reptile sebagai pembicara.
Area Surga Kucing Bintaro
Selain bisa menambah ilmu dan juga wawasan lewat diskusi santai, di acara Pet Lovers Fun Gathering ini kita juga bisa menambah teman sesama penghobi.
Tampil sebagai pembuka acara, Willian Bachtiar menjelaskan tips merawat kucing di tengah pandemi seperti ini.
Konsultan Micromax, Willian Bachtiar sednag menjelaskan tips perawatan kucing
“Sekarang kan lagi musim virus, jadi kita harus memberikan ekstra perhatian dan perawatan untuk kucing di rumah. Perhatikan asupan yang diberikan, sebaiknya berikan makanan tinggi protein dan bisa diselingi dengan raw food. Selain itu, kebersihan cat room juga harus dijaga. Usahakan ruangan kucing dalam kondisi steril. Jangan lupa juga memperhatikan kebersihan badan kucing. Rutin grooming kucing dan melakukan vaksinasi,” jelas Willian.
Sebagai breeder kucing ras persian dan Exotic, Willian juga teratur memberikan kucing-kucingnya vitamin Micromax. Selain berfungsi sebagai suplemen makanan, Micromax juga bisa meningkatkan nafsu makan dan imun booster. Biasanya Willian selalu memberikan Micromax untuk kucing yang sudah berumur 1,5 bulan ke atas.
“Micromax ini komplit kandungannya. Racikan Micromax terbuat dari bahan alami seperti hati ayam, minyak kedelai, catnip dan masih banyak lainnya yang tentu sudah dibuktikan secara klinis bisa memberikan dampak positif untuk tumbuh kembang kucing,” tutur owner Big Boss Persian ini.
Mendapat ilmu seputar perawatan kucing tentu menyenangkan bagi para pemilik anabul. Selanjutnya, peserta menyimak cerita Dedy Darmawan. Ketua Komunitas Tarot Jakarta ini menjelaskan jika sebetulnya hewan pun bisa berkomunikasi dengan pemiliknya jika memiliki bonding atau ikatan batin yang kuat.
Dedy Darmawan, Ketua Komunitas Tarot Jakarta
“Dulu saya pernah punya kucing sampai 25 ekor dan ketika itu saya masih hidup di kos-kosan. Kebayang kan betapa repotnya saat itu karena gak semua orang sayang kucing. Beberapa menganggap kucing itu hewan pengganggu yang suka ngacak-ngacak sampah. Suatu hari kucing saya yang warnanya black solid tiba-tiba pulang dalam kondisi kulit mengelupas dari pangkal ekor sampai atas kepala, sepertinya disiram air panas. Ketika itu saya gak punya uang untuk bawa ke dokter. Akhirnya saya elus-elus sambil ngajak ngobrol. Saya bilang ke dia kalau kamu kuat, kamu pasti bisa sehat lagi. Ayo semangat sembuh. Ternyata kucing memang bisa menyembuhkan dirinya sendiri. Gak sampai 2 minggu, lukanya kering dan bulunya mulai tumbuh lagi,” kata Deddy.
Tak hanya membahas seputar dunia kucing, banyak sharing pengalaman seru lainnya seputar hewan di acara Pet SHow Fun Gathering. Salah satunya diskusi mengenai ayam hias yang diwakilkan oleh salah satu anggota Komunitas Ayam Hias Tangerang bernama Idum.
Idum, Pemilik Idum Farm Cemani
Lelaki yang pernah tampil di acara Hitam Putih ini menjelaskan mengenai seluk beluk ayam hias di Indonesia. Mulai dari cara perawatan, jenis penyakit dan vaksinasi pada ayam. Idum sendiri merupakan peternak ayam hias Cemani dan sudah sukses menghasilkan puluhan ayam Cemani berkualitas.
Diskusi pun berlanjut. Maraknya pembangunan perumahan dan apartemen di Jakarta pada akhirnya merusak ekosistem binatang liar. Wajar jika akhirnya satwa liar seperti ular mulai bermunculan di pemukiman warga. Sebagai anggota Komunitas Chimaru Reptile, Ewil Zulfie membagikan pengalamannya dalam menangani ular.
Ewil Zulfie saat sedang berdiskusi dengan teman-teman SBKR
“Kalau ada ular datang bertamu tiba-tiba ke rumah, sebaiknya siram karbol di area sekeliling rumah. Ular tidak suka dengan aroma yang menyengat dan pasti langsung menghindari. Kalau ular panjangnya kurang dari satu meter, bisa dibantu dengan peralatan seperti sapu dan ember. Tutup ular dengan ember. Tetapi jika panjang badan ular sudah lebih dari satu meter sebaiknya segera menghubungi pihak yang bisa menangani karena khawatir berbisa. Jangan lempar ular dengan garam karena tidak efektif. Sebaiknya di kamar mandi juga ditaruh kamper yang aromanya kuat,” terang Ewil.
Menariknya, peserta juga dikenalkan dengan produk premium Purple Paws. Sebagai perwakilan dari produk Purple Paws, Fajar Julianto menjelaskan berbagai macam keunggulan dari produk ramah lingkungan ini. Salah satunya ialah dapat menghilangkan aroma kurang sedap dari cat room yang biasanya berasal dari kotoran kucing.
Fajar Julianto
Peserta juga dikenalkan dengan produk lain yang bernama PURR + Pet Spray. Jika produk Purple Paws fokus kepada kebersihan lingkungan kucing, lain halnya dengan PURR + Pet Spray. Produk ini dapat melindungi anabul dari jamur dan juga bakteri serta mempercepat proses penyembuhan luka dan infeksi. Yang terpenting, PURR + Pet Spray ini aman terjilat loh karena mengandung bahan alami.
Foto/ Facebook Fac&Fad Pararaja Cattery
Sesi diskusi ditutup dengan penampilan Kris yang saat ini berprofesi sebagai importir kura-kura. ia menceritakan betapa menariknya investasi kura-kura hias saat ini. Kris pun menerangkan tentang berbagai jenis kura-kura berikut kisaran harga dan cara perawatan sekaligus beternaknya. Acara Fun Gathering diakhiri dengan sesi door price.
Kris, Importir Kura-kura Hias
Komplit banget kan ilmu dan juga wawasan yang didapat dari Pet Lovers Fun Gathering ini. Dapat ilmu, teman, juga hadiah. Next, jangan lupa ikutan ya. (slyika)