Jadikan Hari Spesial Lebih Berkesan dengan Tampilan Make Up Menawan Rias Indo Botting

JAKARTA – Rias wajah menjadi salah satu bagian terpenting yang akan menjadi sorotan dalam hari pernikahan. Sebagai bintang spesial dari acara yang diselenggarakan, pengantin wanita wajib tampil dengan riasan wajah sempurna yang membuatnya terlihat manglingi atau berbeda. Hal inilah yang sangat diperhatikan oleh salah satu penyedia jasa perias pengantin di Jakarta yaitu Rias Indo Botting.

Pemilik Rias Indo Botting, Rahmawaty Ramly, merintis usaha tersebut sejak tahun 2012. Dari dulu, wanita yang akrab disapa Rara ini memang sudah menyukai seluk beluk dunia make up. Apalagi dirinya juga sering diundang mengisi acara pernikahan sebagai penyanyi. Rara juga sering dimintai tolong untuk merias teman-temannya yang ingin kondangan. Ternyata banyak orang yang menyukai riasan wajah Rara.

Rara, pemilik Rias Indo Botting

Berbekal support teman-teman dan keluarga, Rara pun akhirnya memberanikan diri memulai usaha rias pengantin. Nama yang dipilih untuk usahanya pun terbilang unik.

“Nama Indo Botting itu berasal dari daerah Bugis. Kebetulan dari kecil saya dipanggil Indo. Jadi Indo Botting itu kalau dalam bahasa Bugis artinya perias pengantin,” tutur wanita kelahiran Jakarta, 29 Maret 1973 ini.

Usaha Rias Indo Botting pun berkembang pesat. Tak hanya merias pengantin, usaha Rara juga sekaligus mencakup sewa tenda dan pelaminan. Dari yang tadinya memiliki satu pelaminan yang dipesan secara langsung dari Jepara, kini stok pilihan pelaminan Rara beragam.

Walaupun banyak orang yang memandang profesinya sebagai bisnis yang menguntungkan, namun nyatanya pasang surut usaha sudah pernah dilakoni wanita yang memiliki dua orang anak ini.

“Orang hanya melihat di permukaan saja. Enak ya jadi rias pengantin dapat bayaran besar. Mereka gak tau perjuangan saya seperti apa. Merangkak dari nol. Dicibir dan diomelin orang sudah biasa. Begadang mempersiapkan semua sampai 2 hari 2 malam tidur cuma hitungan jam juga sering. Tapi semua dinikmati dan disyukuri aja,” ungkap Rara.

Menariknya, Rias Indo Botting tidak pernah memberikan harga dalam bentuk paket pernikahan seperti pada umumnya. Rara mengungkapkan jika usaha miliknya tak hanya sekedar mengejar keuntungan matrealistik semata.

“Terkadang ada klien yang datang ke saya dan terang-terangan bilang hanya punya budget sekian. Saya memilih untuk menyesuaikan diri dengan budget klien tersebut. Bagi saya, bisa melihat ekspresi bahagia klien menjadi kepuasaan bagi saya,” ungkapnya.

Tetapi tak dipungkiri, terkadang Rara juga seringkali harus berhadapan dengan calon pengantin ngeyel alias semaunya sendiri. Alih-alih merasa kesal, Rara menjadikan pengalamannya tersebut sebagai hiburan.

“Kadang ada juga calon pengantin yang datang dengan budget sekian tapi pinginnya pesta pernikahan yang mewah ala-ala instagram. Disini kita harus bisa menjelaskan dan memberi masukan yang reasonable tanpa harus merasa emosi dan menyakiti hati klien. Pokoknya menghadapi klien tuh harus menekan ego serendah mungkin,” ujar penyuka mie ayam ini.

Menjadikan pengantin wanita tampil menawan, cantik, dan terlihat fresh sepanjang acara tentu menjadi tanggung jawab perias pengantin. Untuk itu, memperhatikan detail wajah sang pengantin yang akan dirias wajib dilakukan. Lagi-lagi kesabaran Rara diuji. Biasanya calon pengantin punya pilihan make up sendiri sedangkan sebetulnya riasan tersebut kurang cocok dengan bentuk wajahnya. Tugas Rara lah meluruskan hal tersebut.

“Pokoknya banyak godaannya. Kadang pengantinnya sudah oke, keluarganya yang komen begini dan begitu. Semua keluarga kasih pujian eh giliran tetangganya komentar miring. Dibawa sabar ajalah,” tukas Rara sambil tertawa.

Dalam hal merias wajah, Rara sudah memiliki kemampuan dan jam terbang tinggi. Ketua Komunitas Perias Pengantin Jabodetabek ini juga seringkali tampil sebagai pengajar di berbagai acara make up class. Walaupun sudah malang melintang dan banyak belajar dari berbagai perias senior, namun Rara mengaku tetap harus mempertahankan ciri khas riasan miliknya.

“Sama seperti masakan, beda tangan beda rasa. Merias wajah juga seperti itu. Boleh-boleh saja belajar dari banyak sumber, tapi jangan sampai akhirnya kita kehilangan ciri khas. Contohnya nih, Rias Indo Botting dari dulu dikenal memiliki riasan mata yang tajam. Jadi ketika orang melihat riasan wajah pengantin si A atau si B, biasanya mereka langsung bisa menebak dengan tepat siapa yang merias. Seorang perias harus punya ciri khas dan karakter yang kuat,” pungkas Rara. (slyika)

 

Related posts

CEO PT Strategy Art Entertainment Andree Dahlan Buka Kerjasama dengan Turki lewat Program Realty Show

Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah ke-2 Dunia

FFH Edisi ke-5, Pengaruh Negatif Film Dijaga Lewat Sensor dan Suzanna Film Terpilih