PALEMBANG – Kawasan Tangga Buntung Palembang untuk kesekian kalinya menjadi lokasi penggerebekan yang dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Palembang. Sedikitnya enam orang yang terdiri dari lima pria dan satu wanita digelandang ke Mapolrestabes untuk dilakukan pemeriksaan.
Penggrebekan yang dipimpin Kasat Narkoba Polrestabes Palembang AKBP Andi Supriadi dan dibantu dari Satuan Brimob Polda Sumsel melakukan penyisiran di beberapa lokasi, diantaranya Lorong Cek Latah, Gayam, Manggis, Cemara dan Sepakat.
Dari pantauan di lapangan, kedatangan aparat kepolisian yang bersenjata lengkap tersebut membuat sebagian warga yang berada di lokasi berlarian, bahkan tak sedikit yang mencoba bersembunyi di bawah kolong rumah.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra melalui Kasat Narkoba Polrestabes Palembang AKBP Andi Supriadi mengatakan, pihaknya kembali melakukan penyisiran di Tangga Buntung untuk memberantas segala jenis peredaran narkotika.
“Tujuannya yakni menetralisasi lokasi, supaya bersih dari narkoba. Dan ternyata masih saja ada yang diamankan,” ujar Andi usai penggerebekan, Minggu (20/6/2021).
Andi menuturkan, kawasan Tangga Buntung nantinya akan diproyeksikan menjadi projek sebagai kampung tangguh narkoba. “Wilayah ini akan dijadikan kampung tangguh narkoba jadi memang harus bersih dari narkoba,” jelasnya.
Selain menangkap enam orang tersebut, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti narkoba dari lokasi penggerebekan, seperti sabu sebanyak 1,82 gram, pirek 64 buah dan pirek sudah terpakai 7 buah. Kemudian korek api 111 buah dan jarum suntik 7 buah.
Polisi menyebut barang bukti itu diamankan dari gudang bandar besar Ateng yang beberapa bulan lalu telah ditangkap. Sementara kaki tangan Ateng yakni Ahmad Jumaidi saat ini telah diamankan Satres Narkoba Palembang. (deansyah)