Fajar Umbara Bantah lakukan KDRT ke Anak Tiri, Tantang Lakukan Mubahalah

JAKARTA – Kisruh rumah tangga artis Yuyun Sukawati dan sutradara Fajar Umbara memang dibumbui isu kekerasan pada anak. Fajar dituding kerap melakukan KDRT pada Yuyun dan anaknya yang masih berusia 15 tahun. AKibatnya H menjadi trauma dan mengalami cidera pada tangannya.

Soal ini Fajar membantahnya dengan tegas. Sebelumnya malah tangan H disebutnya sudah terkilir gara-gara memukul tembok saat ribut dengan ibunya sendiri. Barulah beberapa hari kemudian, saat Fajar tengah bertengkar dengan Yuyun, H ikut memukul wajah Fajar bertubi-tubi, berkali-kali sampai cidera di tangannya jadi tambah parah.

“Enggak tahu bagaimana tiba-tiba tuh anak datang meludahi muka saya dua kali dan saya cuma bilang sebagai sindiran, Alhamdulillah, ludah anak yang belum berdosa mudah-mudahan berkah. Setelah itu belum puas meludahi wajah saya lalu H mukulin wajah saya. Saya diam aja, nangkis juga enggak, menghindar juga enggak. Saya telan tuh semua pukulan dia sampai puas. Mungkin dari situ tangannya tambah remuk,“ kata Fajar.

Sebaliknya, Fajar sebelumnya justru mengaku sangat akrab dengan H. Ia juga sangat menyayangi putra sambungnya itu. Entah mengapa belakangan H justru membencinya. Padahal ia masih sangat menjaga kondisi piskologis H dengan tidak pernah mengungkit masa lalu ibunya.

“Saya sangat menjaga kondisi piskologis anaknya itu. Termasuk merahasiakan siapa bapak anaknya itu, serta seluk beluk Yuyun dulu. Kalau sampai terbongkar semua, khawatir dia jadi minder,“ kata Fajar.

Satu lagi yang ditekankan Fajar adalah secara agama, sebenarnya ia masih diperbolehkan memukul istri dan anak selama tak berakibat fatal, sepanjang untuk mengingatkan kesalahan.

“Lah ini saya nggak ngapa-ngapain aja dituduh matahin jari anak. Ya saya nggak terimalah, makanya sebagai muslim selazimnya saya mengajak mubahalah untuk membuktikan fitnahan itu,“ katanya.

Karena itulah Fajar sangat menyayangkan penolakan Yuyun melakukan mubahalah untuk membuktikan semua tuduhan padanya. Dengan penolakan Yuyun itu justru Fajar menilai publik sudah bisa menilai siapa yang berbohong.

“Yang namanya pembohong pasti akan menolak mubahalah dengan berbagai macam alasan. Kalo alasannya mubahalah ayat 61 surah Ali Imran hanya untuk urusan agama, baiklah saya kasih dalil mubahalah lainnya di surah An Nur ayat 6 sampai 10 tentang mubahalahnya suami dan isteri. Kalo di situ menyinggung soal seputar fitnah perselingkuhan, versi kasus saya soal fitnah penganiayaan. Di persidangan saya juga minta disediakan alat pendeteksi kebohongan. Biar masyarakat yang menilai siapa yang berbohong,“ tegas Fajar. (mun)

Related posts

Investasi Rp1,2 Miliar, Shindy Rampungkan Transformasi Total Lewat Body Contouring di Klinik Skizzle

Indra Adhari, Momen Hari Musik 2026 Rilis Lebaran Telah Tiba

Marizka Juwita Rehat Nyanyi Saat Ramadhan, Fokus Ibadah dan Bikin Lagu Baru