SIMALUNGUN – DPRD berang, Satuan Tugas Covid-19 Simalungun terkesan tak bekerja maksimal dengan terus melonjaknya angka kematian yang terkonfirmasi.
Wakil Ketua DPRD Simalungun Sastra J Sirait mengatakan, dari data yang diperoleh dalam sehari kematian terkonfirmasi Covid-19 ,rata-rata satu hingga dua orang selama dua pekan belakangan ini.
“Saya heran Satgas Covid-19 Simalungun yang diketuai Bupati Radiapoh H Sinaga masih ada atau tidak. Karena angka kematian terkonfirmasi makin naik selama dua pekan belakangan ini. Sudah mencapai 124 orang sampai hari ini (Rabu (30/6/2021),” ujar Sastra, Rabu (30/6/2021).
Politisi Partai Gerindra itu mengatakan, tingginya angka kematian terkonfirmasi Covid-19 dengan angka kematian rata-rata 1-2 orang perhari, menunjukan Satgas Covid-19 Simalungun terkesan kurang bekerja maksimal.
“Apakah dengan angka kematian terkonfirmasi satu hingga dua orang perhari, ini masih belum menunjukan Covid-19 makin menggila di Simalungun. Apakah menurut Satgas Covid-19 belum apa-apa ya,” sebut Sastra.
Dirinya berharap, Bupati Radiapoh H Sinaga selaku Ketua Satgas Covid-19 peduli dengan situasi dan kondisi saat ini yang sudah mengkhawatirkan.
Bahkan, angka kasus terkonfirmasi selama sebulan ini tidak pernah di bawah 60 kasus.
Humas Satgas Covid-19 Simalungun, Akmal H Siregar yang dikonfirmasi membenarkan angka kematian terkonfirmasi hingga 30 Juni 2021 mencapai 124 orang.
Namun, Akmal membantah jika dikatakan Satgas Covid-29 Simalungun tidak bekerja karena sosialisasi penerapan protokol kesehatan dan pengawasan PPKM masih terus dilakukan.
“Satgas Covid-19 Simalungun masih dan terus bekerja, sosialisasi protokol kesehatan dan pengawasan PPKM terus dilakukan,” sebut Akmal. (rfh)