17 Agustus, Momentum Meneguhkan Semangat Kebangsaan dan Karakter Kenegarawanan

KETIKA tanggal 17 Agustus tiba, pastilah setiap kita warga bangsa ini menyambut gembira dan penuh suka cita atas datangnya hari ulang tahun negeri, bangsa, negara, republik tercinta kita ini.

Hari dimana kita menperingati hikmah kemerdekaan sebagai anugerahNya bagi kita bangsa besar ini, bangsa yang telah berjuang dengan sangat keras untuk melawan penindasan, penjajahan atas negeri ini dan memasuki gerbang kemerdekaan bangsa.

Sebagai sebuah gerbang kemerdekaan bangsa untuk mewujud-nyatakan cita-cita luhur para pendiri bangsa (founding fathers) beserta para pejuang kemerdekaan bangsa ini serta menjalankan semua amanat konstitusi negara tercinta, NKRI ini.

17 Agustus adalah sebuah moment sangat penting bagi setiap mata hati, mata batinnya setiap anak manusia negeri ini yang betul-betul merasa menjadi insan-insan Indonesia sejati.

Insan-insan bangsa besar ini yang benar-benar menghayati makna besar dan teramat penting mengenai apa yang dinamakan dengan esensi spiritual hikmah atas sebuah anugerah Yang Maha Kuasa yang dinamakan dengan kemerdekaan.

Hikmah atas sebuah jiwa kebangsaan, nasionalisme, cinta tanah-air, bangsa dan negara sebagai sebuah implementasi gelora jiwa dan keimanan pada Yang Maha Agung atas anugerah Persatuan Indonesia melalui peristiwa kemerdekaan bangsa yang besar ini.

Sebab tanpa kehendakNya, tidaklah mungkin taburan mutiara-mutiara bangsa ini dari Sabang-Marauke dan Miangas-Rote, bangsa ini bisa bersatu dalam satu wadah rumah besar yang bernama NKRI tercinta ini.

Perayaan memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tercinta ini, sejatinya bukanlah semata hanya sebatas kita melakukan agenda-agenda seremonial-formal upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan yang khidmat di se-antero, seluruh pelosok negeri yang disemarakkan dengan tradisi rakyat dengan berbagai pelombaan 17-an yang sangat menghibur masyarakat serta panggung 17-an yang juga khidmat dan semarak.

Namun terlebih, pada tanggal 17 Agustus adalah sebagai momentum batiniah kita untuk selalu meneguhkan dan mengobarkan Semangat Kebangsaan dan Sikap-Jiwa Kenegarawanan Sejati.

Sebagai sikap-mental dan karakter bangsa untuk tetap tulus-sejati mengawal, merawat, menjaga NKRI tercinta ini. Sikap-mental dan keutamaan-keutamaan karakter bangsa besar ini yang selalu mengutamakan, mengedepankan, mendahulukan kepentingan masyarakat,bangsa dan negara di atas segala kepentingan yang ada.

17 Agustus, Momentum Meneguhkan Semangat Kebangsaan dan Sikap, Karakter Kenegarawanan Sejati.

Dirgahayu NKRI ke-76, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh

HD. Febiyanto
Pemerhati Pengembangan Karakter Kebangsaan & Kenegarawanan

(Penulis aktif pada beberapa forum kajian kebangsaan)

Related posts

Sekitar 21 Jam di Makassar, Silaturahim dan Belajar kepada Banyak Orang

Sangat Bersyukur Sehari Jalan ke Berbagai Kota dan Lancar

Jumat Berselimut Sholawat