Refleksi HSN 2021, Wakil Ketua DPR Bangga Pesantren Menjadi Solusi Pendidikan Nasional

SEMARANG – Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin menilai Refleksi Hari Santri diharapkan bisa memberi motivasi semangat bagi kaum santri untuk terus belajar dan semangat meningkatkan kualitas diri menatap masa depan yang penuh tantangan.

Demikian dia sampaikan saat menghadiri Refleksi Hari Santri Nasional (HSN) 2021 atau yang ke 6 di kediaman Pengasuh Ponpes Al Madina Gunungpati, Semarang, Habib Umar Muthahar, Rabu, (20/1021).

Dia menyebut ada tiga hal mendesak yang harus diantisipasi kaum santri menjawab tantangan masa depan yang semakin kompleks.

Pertama, kaum santri harus menjadi penopang kekuatan ekonomi baru di tengah terpuruknya ekonomi nasional akibat pandemi.

“Kedua, santri harus melek teknologi dan ilmu pengetahuan sehingga bisa menghasilkan generasi yang sesuai dengan tantangan zaman,” katanya.

Ketiga, dia menekankan pesantren untuk menjadi penjaga nilai dan akhlak bangsa. Dia juga mendorong pesantren untuk menjadi supporter pembangunan nasional.

Menurutnya, pembangunan nasional memerlukan peran pesantren sebagai lembaga yang mencetak generasi berakhlakul karimah.

Selain itu, Gus Muhaimin mengakui peran pesantren dalam dunia pendidikan nasional sekaligus menjadi solusi yang belakangan tertimpa krisis akibat pandemi.

Salah satu bukti pesantren menjadi solusi pendidikan nasional, tuturnya adalah ketika sekolah-sekolah formal pada tutup karena tidak bisa melaksanakan pendidikan karena pandemi, pesantren tetap berjalan dengan lancar.

“Banyak sekolah di kampung-kampung menjadi libur tidak ada kegiatan belajar, pesantren tetap berjalan dengan lancar, baik SMPnya, SMAnya, SMKnya, Aliyahnya semua berjalan normal menggunakan sistem isolasi mandiri dalam satu komplek pesantren tertutup dan prokes yang tepat, alhamdulillah tidak ada masalah,” tuturnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh, antara lain Habib Umar Muthahar, Rois Syuriyah PWNU Jateng KH. Ubaidillah Shodaqoh, Ketua PWNU Jateng KH. Muzammil, serta sejumlah Kiai dan Habib di wilayah Semarang.

Nampak pula hadir Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid, Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Syamsurijal, serta Pengasuh Ponpes API Tegalrejo Magelang KH. Yusuf Chudlory. (abd)

Related posts

Jelang Idul Adha 2026, Dewan: Jangan Ada Hewan Kurban Berpenyakit Beredar 

40 Talenta Muda Muba Menuju Kawah Candradimuka Migas Cepu

Predator Seksual di Ponpes Pati, Dewan: Pelaku Harus Dihukum Berat