BMKG: Hujan Lebat Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Kabupaten Lumajang hingga Besok

Petugas BPBD Kabupaten Lumajang mengerahkan alat berat guna membersihkan material longsoran di Desa Gucialit, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (15/11/21). Foto/BPBD Kabupaten Lumajang

JAKARTA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan informasi mengenai peringatan cuaca yang menyebutkan bahwa hujan lebat dan dapat disertai petir masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Lumajang hingga Rabu (17/11/21).

Di samping itu, fenomena La Nina yang berdampak pada peningkatan intensitas curah hujan menurut BMKG juga masih berlangsung hingga Februari 2022

Sementara itu, peristiwa tanah longsor terjadi di Desa Gucialit, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, setelah sebelumnya hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut pada Minggu (14/11/21) pukul 12.45 WIB.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang per Senin (15/11/21), melaporkan bahwa kejadian tersebut mengakibatkan 2 rumah yang ditinggali 2 KK mengalami rusak sedang.

Selain itu, akses jalan penghubung Desa Gucialit menuju Desa Kertowono terputus karena tertimbun material longsor setinggi 8 meter, panjang 20 meter dan lebar 1 meter.

BPBD Kabupaten Lumajang segera mengambil langkah cepat dalam menangani dampak tanah longsor tersebut dengan menerjunkan alat berat jenis whell loader, guna membersihkan material dan membuka kembali jalur yang terputus.

Selain itu BPBD Kabupaten Lumajang juga melibatkan Koramil, perangkat desa, pihak PTPN Kertowono dan warga setempat untuk membantu proses percepatan penanganan bencana tanah longsor. (febidjanto)

 

Related posts

WNA Bermasalah Terungkap, DPR Minta Sistem Pengawasan Terpadu Segera Dibangun

PKB Desak Komdigi Perketat Pengawasan Film Digital Bermuatan Sensualitas

Komisi VI: Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Harus Transparan