LDII Jaksel Gelar Bimtek Program Kerja dan Layanan Kementerian Agama Wilayah Jaksel

LDII Jaksel Gelar Bimtek Program Kerja dan Layanan Kementerian Agama Wilayah Jaksel. Foto/Beritaind/Ichwans

JAKARTA – DPD LDII Kota Administrasi Jaksel mendapat kesempatan menggelar sosialisasi bimbingan teknis seputar kegiatan dan program kerja dari Kementerian Agama Wilayah Kota Jaksel.
Agendanya meliputi pembentukan Taman Pendidikan Al Quran (TPQ), Taman Pendidikan Agama (TPA), Rumah Tahfidz, Pondok Pesantren, Majelis Taklim, ID Masjid, Sertifikasi Arah Kiblat, pemanfaatan bantuan operasional serta insentif bagi guru TPQ, Pendirian Yayasan dan masih banyak lagi.
Acara digelar di Masjid Baitul Hasan Lenteng Agung, Minggu,  (14/11/21) diikuti lebih dari 100 peserta dari pengurus tingkat PC PAC LDII di wilayah Jaksel dengan menerapkan protokol kesehatan.
H.Saiful Anam, S.Sos.I, M.Pd.I, selaku Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kota Jaksel menjadi salah satu keynote speaker dalam acara tersebut.
Sejumlah materi terkait program kerja khususnya yang menjadi agenda kerja Bimas Islam, termasuk program layanan Kemendag Jaksel dijelaskan secara gamblang.
Semisal   program-program yang terkait dengan keberadaan majelis taklim dan masjid, sertifikasi bagi majelis taklim, cara mendapatkan  id masjid hingga program pemanfaatan bantuan operasional untuk masjid.
“Alhamdulillah pelaksanaan bimbingan teknis  tentang layanan di Kementrian Agama baik itu layanan di seksi PD Pontren maupun di seksi Bimas Islam telah kami sampaikan. Terima kasih kepada LDII Jakarta Selatan selaku penyelenggara acara Bimtek kali ini. Semua aspirasi yang disampaikan peserta di acara ini kita akan tindak lanjuti. Karena memang tujuan kami adalah mewujudkan Kementerian Agama Jakarta Selatan  sebagai Kementrian yang masuk dalam zona integritas. Tidak hanya dari sisi peraturannya, tapi masyarakat juga merasakan manfaat layanan dari kami sebagai aparatur negara,” ungkap Saiful.
Lebih lanjut Saiful berharap agar organisasi kemasyarakatan yang lain juga bisa seperti LDII dalam menyelenggarakan bimtek.
Unsur-unsur ormas keagamaan seperti NU, Muhammadiyah hingga unsur-unsur kepemudaan seperti Karang Taruna bisa menggelarnya.
Tujuannya, bagaimana dengan bimtek seperti ini masyarakat banyak bisa mendapatkan informasi yang bisa diterapkan dalam kegiatan di lembaga keagamaan seperti di majelis taklim.
Materi Bimtek lainnya datang dari seksi PD Pontren ( Pendidikan Pondok Pesantren) terkait  tata cara prosedur pendirian pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyyah dan prosedur pendirian Pondok Pesantren disampaikan oleh H. Nana Ali Syahbana, S.Ag. selaku Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag kota Jaksel.
Sementara materi tentang bagaimana prosedur pendirian yayasan terutama yayasan untuk menaungi majelis taklim disampaikan oleh  Eka Widiasmara, SH., Mkn. Notaris & PPAT.
Adapun kegiatan ini didukung Rumah Sakit  Umum Andhika, DKM Baitul Hasan Jagakarsa serta Bank Syariah Indonesia (BSI) yang berkesempatan memberikan penjelasan sejumlah program keuangan syariah bagi masjid, disampaikan oleh Duanita Okta Prihatin, Branch Manager BSI KCP The Tower.
Pelaksanaan acara  Bimtek kerjasama DPD LDII Jaksel bersama Kantor Kementerian Agama kota Jaksel berlangsung dari pagi hingga menjelang ashar.
Ketua DPD LDII Jaksel Drs. H. Noor Rachmat mengawali acara dengan memberikan kata sambutan dan dibuka secara resmi dari  Dewan Penasehat LDII H. Eddy Supriady, S.Kom, M.M. (ichwan sitorus)

Related posts

Erick Thohir Dukung Transisi Pemain Muda demi Mendongkrak Peringkat FIFA Indonesia

Wakil Ketua Komisi IX: Ketua BGN Baru Harus Mampu Menjalankan Amanat Presiden

Kasus Hanania Travel Telan Rp12 Miliar, DPR Desak Pemulihan Total Uang Jemaah