Terdakwa Penyuap Bupati Muba Ungkap Dodi Reza Minta Fee Rp2 Miliar

KPK Sebut Sejumlah Pihak Telah Kembalikan Uang Suap Kasus Muba. Foto/Ist

PALEMBANG – Suhandy terdakwa kasus dugaan suap terhadap Bupati Muba non aktif, Dodi Reza Alex, dan dua oknum pejabat di Dinas PUPR Muba, Herman Mayori dan Eddy Umari, menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Palembang, Kamis (10/2/22).

Suhandy yang hadir didampingi oleh kuasa hukumnya, memberi keterangan terkait janji atau uang fee yang telah diberikannya sebesar Rp2 miliar untuk 4 proyek yang diperoleh dari Dinas PUPR Muba.

Dalam sidang, Suhandy menjelaskan, bahwa jika dirinya telah menyetor uang sebesar Rp2 miliar pada Eddy Umari selaku Kabid SDA di Dinas PUPR Muba. Uang tersebut dikatakan untuk Dodi Reza Alex yang diserahkan pada Herman Mayori.

“Dengan menyerahkan uang dua miliar itu, saya mendapat empat buah proyek senilai Rp20 miliar,” ujar Suhandy dalam sidang yang diketuai Hakim Abdul Aziz, Kamis, (10/2/22).

Diungkapkan Suhandy, bahwa empat proyek yang didapatkannya tersebut sudah diatur oleh Eddy Umari dan Herman Mayori yang memiliki wewenang.

“Eddy Umari memiliki wewenang selaku PPK, sedangkan Herman Mayori memiliki wewenang selaku pengguna anggaran,” jelasnya.

Terdakwa Suhandy menjelaskan, jika dirinya juga telah menyerahkan uang sebesar Rp600 juta pemberian diawal atau ikon dengan janji akan mendapat proyek sebesar Rp6 miliar rupiah di tahun 2022.

Selain itu, Suhandy juga menyebutkan, jika dirinya pernah mentransfer uang sebesar Rp250 juta ke rekening Septian, atas perintah tersangka Herman Mayori, melalui tersangka Edy Umari.

“Uang itu Herman Mayori yang minta, karena sebelumnya saya ada komunikasi dengan Herman Mayori. Jadi saya transfer sebesar Rp250 juta ke rekening atas nama Septian,” jelasnya. (deansyah)

Related posts

Harga BBM Naik, Komisi VI Minta Antisipasi Dampak dan Kejelasan Strategi Energi

WNA Bermasalah Terungkap, DPR Minta Sistem Pengawasan Terpadu Segera Dibangun

PKB Desak Komdigi Perketat Pengawasan Film Digital Bermuatan Sensualitas