Wapres Bersama BAZNAS Serahkan Bantuan Program Santripreneur di Magelang

MAGELANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof Dr KH Ma’ruf Amin menyalurkan bantuan program Santripreneur kepada para santri yang digelar di Balai Ekonomi Desa, Karang Rejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis kemarin (21/4).

Program Santripreneur merupakan program pembinaan, pendampingan, pelatihan bisnis dan bantuan modal usaha yang diberikan BAZNAS bagi para santri yang ingin menggeluti bidang usaha.

Simbolisasi bantuan program Santripreneur diserahkan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof Dr KH Noor Achmad MA, kepada tiga orang perwakilan santri di hadapan Wapres RI KH Ma’ruf Amin. Pemberian bantuan Santripreneur ini merupakan bagian dari program 5.000 santripreneur yang telah diluncurkan oleh Wapres KH Ma’ruf Amin pada 20 April lalu.

“Dengan ini akan kita realisasikan bantuan Santriperneur yang kemarin sudah diluncurkan oleh Wapres RI di Kantor BAZNAS RI. Total bantuan yang disalurkan sebanyak 5.000 santri untuk seluruh Indonesia,” kata KH Noor Achmad.

Menurut KH Noor Achmad, besarnya bantuan yang disalurkan akan bervariasi tergantung usaha yang digeluti para santri nantinya. Selain itu, program Santripreneur juga akan terus dijaga dengan baik agar nantinya dapat memberi manfaat lebih kepada para santri untuk mandiri, dan diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan di masa depan.

“Nanti akan ada program ekonomi pesantren dan program untuk lingkungan pesantren. Program ekonomi yang diinisasi BAZNAS ini merupakan bentuk bantuan ekonomi pasca pandemi, sekaligus nanti juga ada program Kita Jaga Usaha,” kata KH Noor Achmad.

Dikatakannya, dalam upayanya membantu perkembangan santri, BAZNAS juga telah memiliki berbagai program pemberdayaan baik itu di bidang pendidikan maupun perekonomian.

“Selain Santripreneur juga ada program beasiswa santri. Kemarin ada 23.000 santri penerima beasiswa yang diberangkatkan, Insya’ Allah angka ini akan terus bertambah,” ujar KH Noor Achmad.

Acara penyaluran bantuan Santripreneur ini turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Pimpinan BAZNAS RI, Saidah Sakwan, MA.

Menurut KH Noor Achmad, Santripreneur berlatar dari Mustahik para santri, baik itu mereka yang masih di pesantren atau pun mereka yang sudah keluar dari pesantren. Diharapkan program ini dapat berperan penting dalam peningkatan kesejahteraan hidup para santri. (abdul halim)

Related posts

Disnakertrans Muba Mengeluarkan Teguran Tertulis PT. Muba Global Lestari dan PT.Guthrie Pecconina Indonesia.

Sejarah Tak Bisa Dihapus, Perempuan Bangsa Tegas Dukung Pendamping Korban Perkosaan 1998

Rupiah Melemah, Komisi XI Minta Pemerintah Amankan Daya Beli Masyarakat