BANDUNG – Produktivitas tidak hanya menjadi polemik untuk masyarakat dalam usia produktif, tetapi juga orang lanjut usia (lansia). Hal ini menjadi pekerjaan bersama yang perlu digaungkan secara berkelanjutan.
Menduplikasi kesuksesan pemberdayaan lansia di beberapa daerah lain, Rumah Zakat bersama Pemerintah Kecamatan Ujungberung menginisiasi pembentukan Kampung Ramah Lansia di Kota Bandung.
Program ini bertujuan menjadikan kampung yang ramah terhadap lansia, sehingga dapat beraktivitas secara produktif dan aktif dengan kesehatan yang optimal.
Peluncuran Kampung Ramah Lansia Jawara (Jagjag Waringkas) ini dilaksanakan bertepatan dengan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN), 29 Mei 2022.
Total terdapat 100 lansia yang terlingkup dalam program tersebut di RW 09 Kelurahan Pasanggrahan Kecamatan Ujungberung.
Lansia dalam program ini diharapkan dapat menjadi lansia yang sehat, aktif, serta produktif, sehingga dapat mandiri dan tidak menjadi beban bagi dirinya sendiri, keluarga dan lingkungan.
Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak.
“Lansia di wilayah ini semua antusias untuk mengikuti rangkaian acara mulai dari senam lansia. Setelah itu mereka diberikan layanan kesehatan, pemberian makanan bergizi, dan kornet Superqurban dari Rumah Zakat,” ujar Sutrisna, Ketua RW 09, Kelurahan Pasanggrahan.
Hal senada juga disampaikan Camat Ujungberung, Jajang Hamdani.
“Pemerintah selalu mendukung inisiatif bagus dari warga, lansia merupakan salah satu kelompok rentan yang harus jadi perhatian. Dengan adanya kampung ramah lansia ini semoga menjadi percontohan untuk wilayah lainnya terlebih program ini bagus bagi Kota Bandung, harapannya bisa menjadi contoh daerah lainnya,” paparnya.

Melihat antusiasme lansia serta berbagai pihak yang hadir seperti, Ketua Penggerak PKK Ujungberung, Kepala Kelurahan Pasanggrahan, Kepala UPT Puskesmas Pasirjati, Ketua Forum RW Kota Bandung, Ketua LPM Ujungberung, Ketua Wallagri dan tokoh masyarakat lainnya, maka ke depannya dalam mewujudkan Kampung Ramah Lansia akan diadakan berbagai kegiatan rutin seperti pelatihan kader kesehatan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), senam lansia, pemeriksaan kesehatan, pemberian makanan bergizi, wirausaha lansia, serta pembangunan taman lansia beserta active zone.
“Kami berkomitmen penuh dan menjadikan program Kampung Ramah Lansia ini menjadi prioritas. Agar kedepan keberhasilan program ini dapat diduplikasi di berbagai wilayah binaan Rumah Zakat lainnya,” kata Cecep Lubis Hidayatulloh. S.KM., Divison Head Rumah Zakat. (ono)
