Ganjar Kembali Tegaskan Pj Bupati Pati dan Jajaran Jangan Korupsi

Ganjar Kembali Tegaskan Pj Bupati Pati dan Jajaran Jangan Korupsi. Foto/Diskominfo Jateng

PATI – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo kembali menekankan jangan korupsi di hadapan pejabat pemerintahan. Kali ini Ganjar menegaskan hal tersebut saat memberikan arahan Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro beserta pejabat jajarannya, Selasa (6/9/22).

Kegiatan yang berlangsung di Pendapa Kabupaten Pati itu diikuti lebih dari 70 orang pejabat. Di antaranya camat, Operasi Perangkat Daerah (OPD), Sekretaris Dinas, Staf Ahli, Asisten Sekretaris Daerah, serta Forkopimda.

“Yang saya sampaikan karena ini Pj Bupati, maka bupati tugasnya menyiapkan pilkada. Ini jelas karena sudah diperintahkan sampai 2024. Kedua, tugas harian yang mesti dilaksanakan apa itu, saya pesankan tadi jangan korupsi, itu penting,” ujar Ganjar.

Tak kalah penting, Pemerintah Kabupaten Pati didorong untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

“Layani masyarakat dengan mudah, murah, cepat. Dan, buat aplikasi, sehingga complainhandling-nya kita harapkan jauh bisa lebih cepat,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Jawa Tengah ini juga menyinggung soal kondisi ekonomi sekarang. Sehingga, pemerintah daerah harus mampu memberikan kontribusi untuk wilayahnya masing-masing.

“Caranya, pengendalian inflasi, kebutuhannya cukup, BBM yang sedang naik, maka dipastikan stoknya di seluruh BBM yang ada,” imbuhnya.

Berikutnya, papar Ganjar, penting juga untuk memperhatikan ketahanan pangan.

“Maka, saya minta halaman ditanami tanaman pendamping beras, pendamping padi mesti disiapkan. Maka, tadi banyak potensi yang tumbuh dari sini,” terangnya.

Ditambahkan, peningkatan ekonomi juga dapat ditopang dengan menggarap sektor investasi. Di sini, camat dapat berperan untuk memetakan potensi dan mendekati masyarakat.

“Selebihnya tentu saja investasi yang bisa meningkatkan ekonomi yang ada di Pati mesti dijaga, dan itu layanan baik, masyarakat kondusif. Ada beberapa kasuistik untuk mendapatkan perhatian, nanti kita akan sampaikan. Misalnya nelayan yang di Pati, Juwana itu butuh perhatian, nanti kita minta pemda merespon cepat,” tandasnya. (abdul halim)

 

Related posts

Polsri Gelar Pelatihan Budikdamber bagi Lansia di Desa Pulau Harapan

Kolaborasi Unik Ekonomi Kreatif dan Gaya Hidup Sehat, The Virgin Siap Meriahkan Panggung LokaryaFest 2026

Sekjen DPP Perbasi Nirmala Dewi Ungkap Misi di 3×3 Women’s Series dan Challenger Batam