JAKARTA – Safety riding wajib hukumnya bagi pengendara sepeda motor. Helm merupakan satu perangkatnya. Lalu, bagaimanakah cara memakai helm yang baik dan benar?
Bagi pengendara sepeda motor pastinya sudah mengetahui bahwa helm merupakan alat pelindung kepala yang sangat vital. Walaupun jarak dekat semestinya para penunggang motor harus menggunakan helm. Agar tetap safety. Walaupun helm sudah digunakan ada perangkat yang mesti dijalani dan diketahui, yaitu kuncilah kait pengunci helm tersebut. Agar lebih nyaman terjaga. Di sini pengendara.com memberikan edukasi cara memakai helm yang baik dan benar.
Yang harus diperhatikan adalah brother and sister harus memilih helm berstandar SNI. Biasanya helm tersebut sudah menjalani tes sebelum disebar ke pasar.
“Yang perlu diingat adalah pilihlah helm yang mempunyai logo Standar Nasional Indonesia (SNI). Dengan disematkannya logo tersebut, sudah pasti helm tersebut sudah lulus uji tes,” kata Marjana, Direktur Helm G2, PT Poliprima Cipta Unggul (PCU).
Kemudian, cari size helm yang pas dengan kepala brother and sister. Helm yang aman adalah yang tidak longgar ketika dipergunakan. Caranya, gelengkan kepala ke kiri dan ke kanan untuk memastikan helm itu pas atau tidaknya. Pastikan bahwa helm yang brother and sister gunakan tidak bergoyang.
Berikutnya adalah tali yang ada di helm jangan terlalu panjang. Yang normal saja. Tetap nyaman saat dipakai helmnya.
“Kuncilah tali helm brother and sister sebelum mulai memutar gas motor. Kunci tali helm harus dalam keadaan baik sehingga tetap terkunci erat saat terhempas. Bila tali terlalu panjang dan helm tidak terkunci maka bila terjadi kecelakaan helm bisa dengan mudah terlepas dari kepala. Ingat tali ini harus selalu terkunci selama mengendarai motor,” katanya.
Salam sehat dan tetap safety. Jadilah pelopor keselamatan berlalulintas.
