Home Gubernur Sumsel Herman Deru Sebut Komunitas TDA Adalah Pahlawan

Gubernur Sumsel Herman Deru Sebut Komunitas TDA Adalah Pahlawan

by Slyika

PALEMBANG – Gubernur Sumsel Herman Deru menilai komunitas Tangan Di Atas (TDA) merupakan pahlawan dalam bidang perekonomian karena bisa memberikan manfaat bagi banyak orang.

“Saya ingin ketika istri saya ditanya wartawan siapa pahlawan itu, pahlawan itu orang yang bisa memberikan manfaat bagi banyak orang. Nah, yang bisa memberikan manfaat untuk banyak orang itu tentu saja komunitas TDA,” ujar Herman Deru saat memberikan sambutan dalam Pesta Wirausaha Komunitas TDA 2022, di Kampus MDP Palembang.

Deru juga memberikan dukungan dukungan atas semua program Komunitas Bisnis Tangan Di Atas dalam meningkatkan usahanya.

Bahkan, Deru juga memberikan tips bagaimana mengembangkan usaha sehingga terus berkembang.

Sebelum menjadi Gubernur Sumsel, dirinya pernah menjadi seorang pengusaha sehingga banyak mendapat pengalaman bagaimana memanfaatkan pontensi yang ada sehingga bisa terus bertahan dalam semua kondisi.

“Saya sebelumnya seorang PNS, tapi kemudian berhenti dan memilih menjadi pengusaha. Dari sinilah saya bisa menjadi gubernur seperti sekarang,” ujar Deru.

Dijelaskan Deru, bahwa gerakan yang dibangun oleh Komunitas TDA memberikan kekuatan dari para pengusaha untuk melahirkan enterpreneur muda sehingga dapat memberikan kemajuan bagi perekonomian Sumsel ke depan.

Sebagai seorang yang dibesarkan dalam lingkungan pengusaha, Herman Deru juga memberikan tips untuk enterpreneur muda.

Sebagai pengusaha muda, kata dia, harus bisa memanfaatkan potensi yang ada dan membaca memonentum untuk memulai usaha.

Deru mengibaratkan seorang pengusaha muda seperti seorang bermain musik, jika pandai bermain gitar, jangan coba untuk bermain organ.

“Kita harus bisa memperhitungkan kemampuan diri dan memanfaatkan momentum. Jangan ketika banyak orang berjualan kita mau ikutan, sementara peluang yang ada dengan kita kecil,” katanya.

Deru menegaskan, sebagai orang yang mengambil kebijakan sangat mendukung potensi yang ada, bukan hanya permodalan tetapi memberikan pembinaan untuk mendapatkan peluang pasar.

“Manfaatkan workshop dan pelatihan yang diberikan oleh pengambil kebijakan sehingga terus membuka peluang,” tegasnya.

Sementara itu, Presiden TDA Ibrahim M Bafaqih mengungkapkan, komunitas TDA seperti rumah bersama para enterpreneur muda yang bermetamorfosis sehingga bisa tumbuh untuk memberikan manfaat bagi banyak orang.

“Saat ini TDA telah tumbuh di 102 kabupaten kota dan 4 cabang di luar negeri, serta 31 ribu lebih anggota telah tumbuh bersama dalam membangun bisnis,” ungkapnya.

Dikatakannya, saat ini program strategis TDA dalam mengembangkan usaha fokus pada tiga kegiatan yaitu edukasi melalui digital, edukasi monitoring dan edukasi offline.

“Ini dilakukan agar para wirausaha dapat menjalankan bisnisnya dengan baik,” tandasnya. (noverta)

Leave a Comment