Sebentar lagi kita akan meninggalkan tahun 2022. Hanya hitungan jam. Setelah melewati 365 hari. Bakal memasuki tahun 2023.
Setiap orang berbeda-beda menyikapi akhir tahun. Ada yang telah menyiapkan acara. Kebersamaan dengan keluarga, saudara, dan kolega. Ada juga yang memilih menyepi, sendiri.
Apa pun yang mereka lakukan, pasti ada argumentasinya. Juga hak mereka. Sehingga harus dihargai.
Salah satu hal terbaik yang dilakukan menjelang pergantian tahun adalah instrospeksi diri. Secara jujur “menelanjangi” diri terutama semua hal yang telah dilakukan selama tahun 2022.
Melihat plus minusnya. Hal-hal yang perlu ditingkatkan dan diperbaiki. Tidak perlu ragu melakukannya.
Lebih baik lagi jika semua itu dilanjutkan “komunikasi” sama TUHAN Sang Pencipta alam semesta dan isinya. Bersyukur plus berterima kasih karena telah berhasil menjalani kehidupan hingga akhir tahun.
Atas ridho dan bantuanNYA, meraih berbagai pencapaian dan kesuksesan. Juga berhasil menjalani semua cobaan dan mendapatkan solusi terbaik.
Tidak Terulang di Tahun 2023
Kemudian berniat, bertekad, dan berusaha secara maksimal agar kegagalan yang pernah dialami pada tahun 2022, tidak terulang kembali di tahun 2023.
Setelah tuntas melaksanakan introspeksi diri, lanjutkan dengan membuat resolusi 2023. Sehingga sepanjang tahun depan ada arah, tujuan, dan target yang akan dicapai.
Di Kamus Besar Bahasa Indonesia ditulis resolusi artinya putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yang ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang), pernyataan tertulis biasanya, berisi tuntutan tentang suatu hal.
Sedangkan secara umum, kata resolusi sering muncul menjelang pergantian tahun. Banyak orang membicarakan dan saling menanyakan resolusi masing-masing.
Itu merupakan janji pada diri sendiri atau keputusan untuk melakukan sesuatu terutama memperbaiki kehidupannya agar lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
Tetap Realiatis
Resolusi dibuat berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan selama tahun 2022. Tentunya harus lebih baik dan tidak muluk-muluk, namun tetap realistis. Maksudnya saat membuatnya meyakini bisa mewujudkannya.
Selain itu, resolusi sebaiknya tidak usah banyak. Sedikit namun mendalam dan meliputi keseluruhan. Paling penting yakin bisa melaksanakannya.
Begitu memasuki tahun 2023 mulailah melaksanakan resolusi itu. Setahap demi setahap dengan target akhir tahun sudah tercapai bahkan melampauinya.
Banyak orang memperkirakan tahun 2023 kondisinya suram. Terjadi resesi ekonomi dunia yang berdampak ke Indonesia. Meski begitu harus tetap optimis menjalani semua aktivitas sepanjang tahun depan.
Sambil mewujudkan resolusi, tetaplah memohon kepada TUHAN agar semua yang telah direncanakan terwujud. Aamiin ya robbal aalamiin…
Dari Yogyakarta menjelang pergantian tahun, saya ucapkan selamat menyambut tahun 2023 dengan penuh optimisme. Salam hormat buat keluarga.
Dr Aqua Dwipayana
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional