Pangdam Jaya-Kapolda Metro Ajak Masyarakat Gotong Royong dan Kompak

Pangdam Jaya dan Kapolda Metro mengajak pengurus RW supaya kompak dalam bekerja dan melayani masyarakat. Foto/Ilustrasi/Ist

JAKARTA – Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto menegaskan, akan ada banyak tantangan di tahun 2023.

Hal itu dikemukakan pangdam saat menghadiri kegiatan Guyub Ketua Rukun Warga (RW) se-Jakarta Barat di Season City, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (4/2/23).

Pangdam hadir bersama Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Muhammad Fadil Imran.

Di antaranya resesi global dan memasuki tahun politik. Belum lagi tantangan lain, seperti tawuran, banjir, kebakaran, kemiskinan ektrem dan stunting yang perlu diantisipasi.

“Apa yang kita hadapi ke depan tentu saja memerlukan kerja ekstra,” jelasnya.

“Namun, yang terpenting adalah peran RW sebagai pemimpin yang melaksanakan kegiatan administrasi maupun penyelenggaraan pertahanan dan keamanan di daerah,” paparnya.

“RW bisa mengatasi tantangan kalau bisa me-manage masyarakat untuk bekerja sama, gotong royong dan saling menghormati,” tambah Untung.

Pengurus RW Harus Kompak

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Muhammad Fadil Imran menambahkan, RW harus kompak.

Peran RW sangat strategis dan menjadi pilar dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Karena mulai dari urusan administrasi, hukum, ekonomi, sosial dan budaya, ditangani di tingkat RW.

“Keseimbangan di satu RW memiliki pengaruh terhadap keseimbangan komunitas yang lebih besar,” tutur kapolda.

Kalau satu RW tidak seimbang, jelas dia, akan memengaruhi yang lain.

“Kalau satu RW aman, maka satu kelurahan aman. Kalau kelurahan aman, maka satu kecamatan aman. Satu kecamatan aman, maka Kota Administrasi Jakarta Barat akan aman,” tutur Fadil.

Related posts

PSSI Cetak Sejarah Baru, Kursus 2.500 Pelatih Sepak Bola Lisensi D dan 500 Pelatih Futsal Resmi Masuk Rekor MURI

FWK Desak Prabowo Evaluasi Total Program MBG Usai Kasus Korupsi BGN

Erick Thohir Dukung Transisi Pemain Muda demi Mendongkrak Peringkat FIFA Indonesia