JAKARTA – Sejumlah pengurus DPD LDII kota administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) menghadiri undangan dari kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jaksel, Jumat, (10/2/23).
Agenda pertemuan tersebut ‘Sosialisasi Program TPQ ( Taman Pendidikan Al Quran), Rapat Koordinasi, Sosialisasi dan Pelaksanaan Juknis Hibah Tahun 2023’ di wilayah Jaksel bertempat di Aula Lt. 3 Kantor Kemenag Jaksel.
Hadir beberapa pengurus DKM/TPQ binaan LDII Jaksel dengan agenda teknis terkait pengajuan ijin operasional (Ijop) TPQ dan Pengajuan dana hibah bagi guru TPQ.
Acara sosialisasi disampaikan Kasi Diniyah dan Pontren Kemenag Jakarta Selatan Drs. H. Sukirman.
Menurutnya, tujuan dari acara ini adalah untuk menyosialisasikan program dari Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta terkait Ijop dan dana hibah untuk guru-guru TPQ di Jakarta.
“Pendidikan Al Quran oleh pemerintah akan diatur, agar punya standar yang jelas dan terukur”, ujar Sukirman.
Ditambahkan dia, pentingnya aturan ini agar pendidikan TPQ bisa menghasilkan output yang standar.
“Menggunakan kurikulum tambahan tidak apa-apa, tetapi penerapan kurikulum nasional itu wajib, ini syarat untuk TPQ bisa mendapatkan Ijop tadi,” terangnya.
Dijelaskan dia, perhatian Kemenag Provinsi DKI Jakarta terhadap guru TPQ sangat besar, antara lain program dana hibah sebesar Rp550.000 perbulan, perorangnya.
Adapun syarat untuk mendapatkan dana hibah ini tentunya harus memiliki Ijop dan lembaganya jelas.
“Tiap-tiap guru mengajukan ke TPQ nya, kemudian TPQ nya menyampaikan kepada Forum Pengelola TPQ di tiap-tiap kelurahan,” ungkapnya.
“Untuk kemudian secara berjenjang akan disampaikan ke kami di Kemenag Jakarta Selatan, untuk kemudian akan Kami verifikasi,” tambah Sukirman.
Ketua DPD LDII Jaksel H. Mulyono menyambut baik acara tersebut. “Kami merasa senang, karena diundang Kemenag Jakarta Selatan,” jelasnya.
“Harapannya akan membawa manfaat bagi pembinaan generasi penerus di DKM-DKM naungan kami, yang tentunya akan mendukung percepatan program 8 klaster LDII di bidang SDM,” ujar Mulyono lagi.
Kegiatan dari Kemenag ini dihadiri 37 perwakilan DKM/TPQ di bawah naungan LDII Jakarta Selatan serta 5 orang dari unsur PH DPD LDII Jaksel.