Pecah Rekor Clean and Jerk SEA Games, Eko Yuli Semakin Matang Tatap Olimpiade 2024 Paris

Pecah Rekor Clean and Jerk SEA Games, Eko Yuli Semakin Matang Tatap Olimpiade 2024 Paris. Foto/Ist

PHNOM PENH – Lifter kebangaan Indonesia Eko Yuli Irawan sukses pecahkan rekor clean and jerk sekaligus memastikan medali emas dari angkat besi di SEA Games 2023 Kamboja.

Pada perlombaan yang degelar di National Olympic, Sabtu (13/523) Eko yang turun di kelas 61 kg berhasil mengangkat 133 kg di snatch dan 170 kg diangkatan clean and jerk.

Khusus clean and jerk, Eko sekaligus membuat rekor baru di SEA Games.

Catatan itu membuatnya menggeser wakil Vietnam yang sebelumnya memegang rekor angkatan clean and jerk, 169 kg atas nama Thạch Kim Tuấn di SEA Games.

“Alhamdulillah bisa pecah rekor di clean and jerk-nya, ada di 170 kg. Rasanya yang pasti perjuangannya berat banget di SEA Games ini,” kata Eko.

“Tapi bisa dapat medali emas itu target utama, masalah rekor tidak kepikiran,” lanjutnya.

“Tapi pas diangkat 170 kg dan itu masih memungkinkan emas dan bisa pecah rekor, ya bersyukur,” katanya.

Eko menjelaskan, untuk bisa mengangkat 170 kg di clean and jerk cukup berisiko.

Terlebih pasca-SEA Games 2023 Kamboja, masih ada Asian Games, kualifikasi Olimpiade sampai ke Olimpiade Paris 2024 yang menjadi targetnya.

“Medali emas ini saya persembahkan untuk istri, anak, orang tua, keluarga, saudara dan masyarakat Indonesia tentunya,” ungkap Eko.

“Karena dukungan luar biasa buat saya selama ini dan alhamdulillah bisa tercapai. Medali emasnya untuk kita semua,” lanjutnya.

“Yang pasti ini buat evaluasi juga sebelum ke Olimpiade dan kualifikasi Olimpiade. Mudah-mudahan kejuaraan ke depan semakin meningkat lagi angkatannya,” tuturnya.

“Dan penampilan saya bisa semakin matang di Asian Games dan Olimpik nanti,” tandas Eko.

Capaian Eko Yuli kali ini menambah koleksi medali emasnya di SEA Games menjadi tujuh.

Hal itu sekaligus membuatnya masih mendominasi prestasi angkat besi di Asia Tenggara.

Medali emas SEA games sebelumnya pernah diraih Eko di SEA Games 2007 Nakhon Ratchasima, 2009 Vientiane, 2011 Jakarta-Palembang, 2013 Naypyidaw, 2019 Filipina dan 2021 Vietnam.

“Alhamdulillah, ini prestasi yang sangat membanggakan,” sebut Lexyndo Hakim Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk SEA Games 2023 Kamboja.

“Semoga sosok Eko ini jadi insipirasi dan motivasi buat atlet lain. Tidak hanya dari cabor angkat besi, tapi juga cabor lainnya,” tuturnya lagi.

 

Related posts

Clash of Legends Jakarta 2026, Antusiasme Publik GBK Buat Terharu Legenda Dunia

Tim Indonesia Tancap Gas di Latihan Perdana

PBSI Resmi Lepas Tim Thomas dan Uber Cup di Denmark