JAKARTA – Bersama bandnya Slank, Akhadi Wira Satriaji alias Kaka Slank, kini tengah disibukkan dengan konser Slank 25 Tahun Album Tujuh di 7 kota yakni di Solo, Surabaya, Bali, Pekanbaru, Lampung, Bandung dan diakhiri di Jakarta.
“Tur konser ini memang semacam selebrasi album Tujuh Slank yang sudah berusia 25 tahun. Konsepnya 14 lagu yang ada di album itu pasti dibawain semua. Di setiap kota, penampilan Slank juga akan berbeda lewat gimmick dan konsep-konsep yang lain,” terang Kaka.
Terkait penampilan barunya di konser Slank 25 Tahun Album Tujuh, Kaka menyebut hal tersebut ada pada model rambutnya.
Ia bersyukur, sekarang dapat tampil lebih percaya diri mengingat rambutnya telah tumbuh dan lebat kembali.
“Wah, Alhamdulillah i am happy. Trus jadi macam dulu. Aku juga baru beli gel rambut, karena rambut yang transplan udah panjang, udah jatuh bentuknya. Jadi butuh gel untuk ngebediriin, untuk lebih mudah diatur,” ucap vokalis berusia 49 tahun itu.
Memang, banyak perubahan yang dialami Kaka setelah melakukan implan 5.000 helai rambut yang diambil dari rambut bagian kepala belakangnya.
Sekarang, rambut di bagian kepalanya yang diimplan itu sudah panjang dan dapat ditata.
Perubahan yang dialami Kaka terkait pertumbuhan rambutnya, tentu ikut meningkatkan kepercayaan diri.
Apalagi sebagai musisi, ia terbiasa berada di hadapan orang banyak atau di atas panggung.
“Keluarga di rumah juga keluarga di Slank ya mudah-mudahan mereka juga happy lihat gue happy,” ujar Kaka yang hobi olahraga menyelam atau diving itu.
Memiliki kondisi rambut yang jauh berbeda dibandingkan saat belum menjalani transpalantasi rambut di Farmanina Aesthetic & Hair Clinic, Kaka secara jujur mengaku mendapat banyak pertanyaan kenapa rambutnya bisa kembali tumbuh subur.
“Setiap ketemu orang nanya ke aku soal hair transplan atau perawatan rambut gitu kan. Ya, aku bilang coba deh ke Farmanina. Tanyain langsung atau cek ke websitenya di www.farmaninaclinic.com. Maksudnya kadang-kadang kalau kita konsultasi itu kan belum tentu juga ditransplantasi, mungkin juga dikasih perawatan. Banyak yang nanya ke aku soal ini,” terangnya.
Ayah tiga anak itu secara berkala menjalani terapi PRP atau Platelet Rich Plasma guna mendapatkan kembali kepadatan, cakupan, dan kesehatan rambut serta kulit kepala.
Saking sering ke Farmanina Aesthetic & Hair Clinic cabang Pantai Indah Kapuk, Kaka menyebut tempat tersebut tidak ubahnya rumah buat dirinya.
“Klinik Farmanina seperti second home buat aku. Jadi tiap bulan kalau akunya sendiri belum dihubungin sama adminnya, suka kangen sendiri. Kok gue belum ditelpon ya? Kapan gue di-PRP ya. Jadi kaya rumah. Jadi rumahku ada tiga; satu di Cibubur, satu di Tebet, satu lagi di PIK (Farmanina),” jelas rocker kelahiran Jakarta, 10 Maret 1974 itu.
Sejak pertama kali merilis album bersama bandnya Slank di tahun 1990, Kaka dikenal sebagai vokalis berambut gondrong.
Kurang lebih 30 tahun pertambahan usianya, Kaka mulai merasa banyak perubahan terhadap rambutnya.
“5 tahun ke belakang saya mulai hobi ngaca. Berasa banget perubahannya. Saya sadar ini hair line-nya mundur. Ada yang berubah dari muka saya,” katanya.
Alasan itu pula membuat Kaka mendatangi Farmanina Aesthetic & Hair Clinic. Di tempat tersebut, permasalahan Kaka ditangani langsung oleh pemilik klinik Farmanina Aesthetic & Hair Clinic dr. Farmanina, M.Bio (AAM), dan tenaga-tenaga ahli lainnya.
“Terlepas dari entertainer atau bukan, saya pikir merawat diri itu penting karena berpengaruh pada kepercayaan diri. Kalau pede kan bawaan auranya makin bagus,” terang Kaka.
Menurut Kaka, Farmanina Aesthetic & Hair Clinic telah menangani ribuan pasien transplantasi rambut dengan menggunakan metode DHI (Direct Hair Implantation) Medical Group sejak tahun 2016.
Kasus kerontokan rambut yang dialami Kaka bukan hormonal melainkan karena usia hair line bisa semakin mundur.
