JAKARTA – Bima Perkasa Jogja kecewa gagal mengalahkan Pelita Jaya Bakrie di GOR Pancasila UGM Yogyakarta pada gim play offs pertama Kompetisi IBL Tokopedia 2023, Jumat (30/6/23). Tuan rumah kalah 57-70.
“Kekalahan yang menyakitkan. Bermain di kandang sendiri, penonton penuh tapi kami kalah,” kata pemain senior Bima Perkasa, Yanuar Dwi Priasmoro pada jumpa pers seusai pertandingan.
“Secara mental tim kami kalah. Beberapa pemain seperti tidak siap mental menghadapi play offs,” keluh Yanuar.
“Secara skill sebenarnya cukup berimbang,” tambahnya.
“Seharusnya bermain di kandang sendiri effort kami lebih tinggi daripada lawan, malam ini malah sebaliknya,” sambung Yanuar lagi.
Pelatih Bima Perkasa, Efri Meldy, menyesalkan tidak konsisten permainan pasukannya.
“Sebenarnya kami memiliki momentum untuk mengejar tetapi tidak bisa dimanfaatkan,” kata Meldy.
“Pada babak reguler kami selalu bertarung ketat melawan Pelita. Saya sudah bilang kepada anak-anak bahwa play off memang beda,” jelasnya.
“Tak ada pilihan lagi bagi kami, pada gim kedua nanti harus bermain all out,” papar Meldy lagi.
Gim kedua Pelita Jaya akan menjadi tuan rumah dan berkandang di Britama Arena Mahaka Square Kelapa Gading, Jakarta pada Minggu, 2 Juli.
“Istilahnya, nyawa kami tinggal satu. Jika ingin bertahan memang harus all out dan menang. Pemain yang tidak siap bisa diganti rekan lainnya,” tegas Yanuar.
Tak ada waktu banyak untuk berbenah. Mental memang menjadi kunci utama untuk pertandingan play offs yang sangat menentukan.
Bima Perkasa harus tampil perkasa melawan Pelita Jaya, jika tidak ingin pintu menuju semi final tertutup bagi mereka.
Jika Bima Perkasa mampu menyamakan kedudukan, gim penentuan akan kembali dilakukan di Britama Arena, Senin 3 Juli. Mampukah Bima Perkasa memaksakan gim ketiga?