Home Berita Dugaan Penyerobotan Tanah, Sentul City dan Pemilik Kafe Saling Klaim

Dugaan Penyerobotan Tanah, Sentul City dan Pemilik Kafe Saling Klaim

by Slyika

BOGOR – PT Sentul City diduga melakukan upaya penyerobotan tanah milik orang lain yaitu di daerah Kampung Babakan Ngantay, Karang Tengah, Babakan Madang.

Lebih jelasnya, Sentul City berusaha mengklaim bahwa tanah tersebut adalah miliknya, dengan melakukan tindakan pemasangan plang pengakuan kepemilikan di atas tanah pemilik Kopi Tepian, Sentul.

Padahal tanah tersebut diklaim secara sah telah dimiliki pemilik Kopi Tepian Sentul, dibuktikan dengan kepemilikan sertifikat hak milik.

Tak hanya itu, beberapa oknum yang mengaku utusan dari PT Sentul City juga telah melakukan pengrusakan pula terhadap pohon-pohon yang ada di atas tanah tersebut.

Melihat hal tersebut pemilik tanah tidak tinggal diam, lewat pengacara yang mendampinginya David Marpaung, SH., telah dilakukan somasi untuk memanggil pihak PT Sentul City untuk memberikan pernyataannya terhadap hal arogan yang telah dilakukannya.

Namun, hingga sampai dibuatnya laporan polisi pihak PT Sentul City belum membalasnya.

“Kami telah berusaha melakukan upaya dan menanyakan apa maksud pemasangan plang di atas tanah milik klien kami,” ucap David Marpaung.

“Terlebih oknum dari pihak Sentul City tidak menjawabnya dan malah melakukan pengrusakan pohon-pohon diatas tanah milik klien kami,” lanjutnya.

Selaku pengacara dari pemilik tanah tersebut, pihaknya telah melakukan somasi sebanyak 2 kali dan mengundang pihak Sentul City.

“Lebih dari itu, diketahui lewat laporan pengunjung dan warga setempat adanya dugaan pungutan liat (pungli) yaitu berupa pemungutan parkir liar di tanah yang ada di sebelah tanah milik korban, yang mana telah diakui juga oleh warga bahwa pelaku yang melakukan pungli ini masih merupakan pihak dari Sentul City,” papar David.

Terlebih jika melihat informasi dari pihak sekitar, Sentul City seringkali bersinggungan dengan pihak lain dalam urusan perkara pertanahan terutama di Kabupaten Bogor.

Banyak laporan dari masyarakat selaku pemilik tanah yang sering berbenturan langsung dengan pihak Sentul City.

“Yang jelas, dengan terjadinya hal tersebut pihak kami merasa dirugikan dan akan kami tindak lanjutin secara tegas untuk mendapatkan kembali hak klien kami terkait kepemilikan tanah tersebut,” pungkasnya.

You may also like

Leave a Comment