Keren, AJV Gelar Pelatihan untuk Mahasiswa agar Bermedsos dengan Bijak dan Mendapat Cuan

Pengurus Pusat AJV bersama mahasiswa yang ikut pelatihan media sosial. Foto/AJV

JAKARTA – Menghasilkan uang melalui TikTok dan Instagram Reels adalah strategi yang semakin populer di kalangan para konten kreator.

Namun, untuk menjadi konten kreator sukses di platform seperti TikTok dan Instagram membutuhkan strategi yang cermat, kreativitas, dan dedikasi tinggi agar konten yang dihasilkan dapat dinikmati para penonton di TikTok dan Instagram.

Aliansi Jurnalis Video (AJV) yang diketuai Chandra, bersekretariat di Pasar Minggu, Jaksel, mengundang seorang ahli personal branding dan pakar media sosial untuk memberikan pelatihan tersebut.

Dia adalah Dr. Rully Nasrullah, M.Si atau akrab disapa Kang Arul yang memberikan pelatihan singkat bagaimana cara meningkatkan viewers dan menghasilkan uang dari media sosial.

Pelatihan singkat ini dihadiri oleh dua fakultas komunikasi Bina Sarana Informatika (BSI) dan Universitas Nasional (UNAS) serta anggota dari AJV yang berlangsung di Sekertariat AJV, pada Jumat (7/6/24).

“Sebelum membuat sebuah konten, para konten kreator harus memilih topik atau bidang yang kalian sukai dan pahami dengan baik, seperti fashion, makanan, kecantikan, teknologi, olahraga, atau komedi. Fokus pada niche ini akan membantu menarik audiens yang tepat,” jelas Kang Arul.

Lalu pahami siapa audiensmu, apa yang mereka sukai, dan jenis konten apa yang paling mereka nikmati dan jangan lupa gunakan insight dan analytics dari TikTok dan Instagram untuk mendapatkan data audiens.

“Investasikan waktu dan usaha untuk membuat konten berkualitas tinggi, gunakan kamera dengan resolusi baik, pencahayaan yang memadai, dan editing yang rapi,” lanjutnya.

Selanjutnya Kang Arul menambahkan, konsistensi adalah kunci dalam membuat konten.

“Buatlah jadwal posting yang tetap dan ikuti hal ini untuk membantu membangun loyalitas dan meningkatkan engagement,” ungkapnya.

“Serta perhatikan tren terbaru di TikTok dan Instagram, dan cobalah untuk mengikuti atau menyesuaikan tren tersebut dengan gaya dan niche kamu,” lanjutnya.

Setelah kamu membangun audiens yang cukup besar, kata dia, mulailah mencari cara memonetisasi konten seperti melalui sponsor, afiliasi, penjualan produk, atau iklan dan cuan akan mengalir langsung ke rekening bank kalian.

“Perhatikan enam hal lainnya sebelum membuat konten, dengan begitu konten yang kita buat akan menghasilkan cuan,” tuturnya.

“Yaitu bagaimana caranya delapan menit pertama, para penonton dapat tetap menonton konten kita sampai akhir yaitu dengan memberikan value tentang isi konten kita, lalu di lanjutkan dengan perkenalan, me-review produk, harga, value kembali lalu closing atau rekomendasi,” jelas Kang Arul.

Related posts

Universitas Udayana dan InJourney Hospitality, International Medical Facility The Sanur Gelar MoU Kolaborasi Alih Pengetahuan

Tomi Hermawan MD Radio RDI Jakarta, Hadirkan Musik dan Medsos Sempurna ke Pendengar

Mediasi Tanpa Ketua Kadin Anindya Bakrie Dinilai Perpanjang Konflik Kadin