JAKARTA — Presiden LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) HM. Jusuf Rizal, SH akan melaporkan Ketua Umum PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Pusat, Hendri Ch. Bangun dan Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat Sasongko Tedjo ke penegak hukum atas dugaan pelanggaran UU ITE terkait kasus PWI Gate.
Sebagaimana diketahui publik PWI Gate merupakan dugaan korupsi dan atau penggelapan dana Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI yang disponsori Forum Humas BUMN atas atensi Presiden Jokowi senilai Rp6 miliar.
Sementara kasus dugaan korupsinya lemah karena ternyata adanya permintaan cashback sponshorship UKW PWI-BUMN sebagaimana disampaikan Hendri Ch. Bangun adalah bohong.
Tanda terima dana cashback berinisial G senilai Rp540 juta (dua kali) adalah palsu alias rekayasa Sekjen PWI Pusat Sayid Iskandarsyah.
Ketum Forum Humas BUMN Hendy Bernardi kepada Indonesian Journalist Watch (IJW) juga mebantah pihaknya selaku pemberi sponsorship meminta dana cashback.
Pihaknya telah melaksanakan komitmennya, namun jika ada masalah organisasi PWI Pusat, itu urusan internal mereka.
Kepada media di Jakarta, Presiden LSM LIRA Jusuf Rizal menyatakan, jika kasus dugaan korupsi gugur, maka masuk unsur menguasai dana tanpa hak atau penggelapan dana.
Itu masuk KUHP Pasal 372 dan 374. Laporannya masih bergulir menunggu audit.
“Namun yang LSM LIRA akan laporkan beda. Itu karena informasi yang disampaikan Sasongko Tedjo dan Hendri Ch. Bangun mengandung kebohongan. Kemudian ketika menjadi produk berita dianggap menyebar fitnah, gibah, memelintir berita dan tidak profesional. Padahal Sumber informasinya yang tidak akurat,” tegas Jusuf, penggiat anti korupsi itu.
Menurut Jusuf Rizal yang juga Ketum Indonesian Journalist Watch (IJW) sejumlah data dan fakta telah disiapkan Tim LBH LSM LIRA.
Ia juga menduga Sasongko Tedjo telah masuk angın kena lobi pengurus PWI Pusat, sehingga mengabaikan pelanggaran yang dilakukan Ketum PWI Pusat, Hendri Ch. Bangun, Sekjen, Sayid Iskandarsyah, Wabendum, M.Ihsan dan Direktur UKM Syarif Hidayatullah.
Jusuf Rizal merasa dicemarkan namanya oleh pernyataan Ketum PWI Pusat, Hendri Ch. Bangun yang menyatakan jika informasi yang disampaikan fitnah, gibah, memelintir berita dan lain-lain yang merugikan dirinya, baik sebagai pribadi maupun sebagai organisasi LSM LIRA.
Sementara sumber informasi, data maupun fakta dari DK PWI Pusat.