Ziarah Kubra Ulama, Destinasi Wisata Religi Terunik dan Populer di Palembang

 

BERITAIND.COM : PALEMBANG – Peringatan Ziarah Kubra Ulama dan Auliya Palembang Darussalam yang digelar setiap tahun oleh masyarakat keturuan Arab di Palembang menjadi destinasi wisata religi terunik di Palembang.

Penggelaran Ziara Kubra Ulama tahun ini bertepatan dengan hari Jumat 21-Minggu 23 Februari 2025.

Pada tahun ini diperkirakan akan mendatangkan wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri mencapai kurang lebih 25 ribu.

Beberapa wisatawan dari manca negara sudah hadir di Palembang, diantara Singapura, Brunai Darussalam, Malaysia, Yaman dan beberapa negara Timur Tengah lainnya.

Adapun kegiatan Ziarah Kubra Ulama ini yaitu mendoakan serta mengunjungi pemakaman dan tempat bersejarah yang menjadi bukti perjuangan dakwah Islam yang dilakukan oleh para ulama, para wali Allah dan para Sultan di Kota Palembang. Kegiatan ini murni sylar Islam yang sudah berlangsung selama puluhan tahun.

Tujuan dari Ziarah Kubra adalah untuk mengenang, meneladani serta menghargai jasa jasa para Ulama dan para Wali Allah serta para Sultan di Kesultanan Palembang Darussalam didalam berdakwah menyebarkan Agama Islam, sekaligus sebagai ajang silaturahmi akbar, terkhusus dalam rangka menyambut kedatangan Bulan Ramadhan. Kegiatan ini dilangsungkan setiap minggu pertama di 10 hari terakhir Bulan Sya’ban.

Sekretaris Panitia Ziarah Kubra Ulama dan Auliya Palembang Darrusalam Tahun 2025 Habib Rafiq Husein bin Syekh Abubakar mengatakan, Ziarah Kubra telah dikenal oleh para wisatawan sebagai salah satu trade mark Kota Palembang, baik dari dalam maupun luar kuta bahkan dari luar negeri. Acara ini menjadi aset wisata rohani yang sangat potensial, bagi Kota Palembang khususnya dan Sumatera Selatan umumnya.

“Ziarah Kubra Ulama ini hanya ada di Palembang, dan sejak 2013 sudah ditetapkan Pemerintah Kota Palembang Destinasi wisata religi terunik dan terpopuler,” ujar Habib Rafiq.

Dikatakan Rafiq setiap tahun peserta Ziarah Kubra Ulama terus mengalami peningkatan, tidak hanya diikuti oleh warga Palembang sendiri dari kota maupun luar negeri.

“Tahun lalu pendatang yang datang ke Palembang mencapai 20 ribu, tahun ini diperkirakan bisa mencapai 25 ribu lebih, dan kita panitia telah bekerjasama dengan pemerintah, kepolisian, TNI maupun masyarakat Palembang Islam, untuk mengatur keamanan dan lalulintas,” jelasnya.

Dikatakannya moment acara yang dilakasanakan menjelang Ramadhan ini wujud bakti sosial dengan mengizinkan siapapun yang ingin bergabung melakukan pemberian nama bayi, hingga akad nikah di setiap rangkaian acaranya.

” Jelas dengan adanya Ziarah Kubra ibu mampu menghidupan wisata Kota Palembang dan mendatangkan devisa bagi Kota Palembang dan Propinsi Sumatera Selatan. Terlebih saat ini Ziarah Kubra karena masukdalam t dalam Agenda Wisata Kota Palembang maupun Provinsi Sumsel,” tutur Rafiq.

Habib Rafiq Husein bin Syekh Abubakar menjelaskan, adapun rangkaian acara tahun ini diawali dari hari Jum’at Pagi, 21 Februari 2025 dengan berziarah di Gubah Al-Habib Ahmad bin Syech Shahab di Jalan Dr. M. Isa Lr. Gubah 8 Ilir.

Sedangkan di sore harinya diadakan Haul Al-Habib Ahmad bin Abdullah Al-Habsyi di Pondok Pesantren Ar-Riyadh 13 Ulu.

Keesokan, harinya, Sabtu Pagi, 22 Februari 2025, berziarah ke pemakaman Auliya dan Habaib Telaga Sewidak di Jalan K.H.A. Azhari 14 Ulu serta Pemakaman Babus Salam As-Seggaf di Jalan DI Panjaitan 16 Ulu

Sedangkan Sabtu Malam dilaksanakan Haul Al-Imam Abdurrahman As-Seggaf di Kampung Sejarah Al-Munawwar 13 Ulu.

Puncak Acara Ziarah Kubra dilaksanakan pada hari Ahad Pagi, 23 Februari 2025. Diawali dengan Haul Al-Habib Abdullah bin Idrus Shahab dan Al-Habib Abdurrahman bin Ahmad Al-Bin Hamid di Perkampungan Sejarah Sungai Bayas Pasar Kuto 8 Ilir sebagai titik kumpul jemaah peziarah.

Dilanjutkan pukul 08.30 WIB dengan melakukan kirab/long march dari tempat tersebut menuju ke Pemakaman Al-Habib Pangeran Syarif Ali Syeikh Abubakar di Jl. Slamet Riady Lr. Manggar 5 Ilir, dan ke Pemakaman Kesultanan Palembang Darussalam di Kawah Tengkurep 3 Ilir. Terakhir, berziarah di Pemakaman Auliya dan Habaib Kambang Koci yang terletak di Terminal Peti Kemas Boom Baru 5 Ilir Palembang sebagai puncak acara dan penutup rangkaian Ziarah Kubra.

Kirab/long march peziarah disemarakkan dengan tetabuhan rebana, hajir marawis serta pembacaan shalawat dan qasidah, juga dengan membawa umbul-umbul yang bertuliskan kalimat tauhid, asmaul husna, asmaun nabi dan panji tawassul.

Umumnya di setiap lokasi acara, dibacakan Surah Yasin, Tahlil, Dzikir yang pahalanya dihadiahkan kepada para ulama dan wali Allah yang diziarahi. Dan khusus pada acara puncak, diadakan juga pembacaan Maulid serta ceramah agama yang disampaikan oleh para ulama yang datang dari luar kota dan luar negeri. Setelahnya, acarapun ditutup dengan jamuan santap siang bersama dengan menu khas nasi kebuli berlauk daging kambing.

“Selesai acara tersebut, di sore harinya, khusus para tamu dari luar kota dan luar negeri diajak berwisata bahari dengan menumpangi kapal pesiar KM. Putri Kembang Dadar, sekaligus singgah dan berziarah di makam wali Allah di Pulau Kemaro dan Makam Kyai Muara Ogan Kertapati. Kegiatan ini sebagai bentuk partisipasi dalam menyukseskan agenda wisata bahari yang dicanangkan oleh pihak pemerintah,” jelasnya.

Related posts

Hotel Khas Parapat, Harmoni Alam Danau Toba dan Kenyamanan Menginap yang Autentik

Memento Works dan Studio Emu Garap Film Horor Bergaya J-Hor Klasik

SCampur97, Pameran Seni Rupa dan Kebudayaan yang Hangat