TIMOR LESTE — Musisi rakyat Timor Leste Abio Salsinha, kembali memperlihatkan dedikasi dan kepeduliannya terhadap masyarakat pedesaan dengan mendampingi Perdana Menteri Xanana Gusmao dalam kunjungan kerja ke kawasan Seloi Ailieu, Selasa (3/6/25).
Kunjungan kerja tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme.
Perdana Menteri bersama jajaran pemerintah melakukan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas pariwisata di kawasan yang dikenal dengan keindahan alam danau dan udara sejuknya.
Rencananya, kawasan ini akan dikembangkan menjadi destinasi wisata baru untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Ribuan warga Seloi Ailieu tumpah ruah di lokasi acara.
Tidak hanya masyarakat umum, acara juga dihadiri para pelajar, tokoh adat, guru-guru, dan pemuka masyarakat.
Sejumlah atraksi budaya dan seni rakyat turut memeriahkan suasana, mulai dari musik tradisional, tarian adat, hingga pembacaan puisi oleh para pelajar.
Menjadi salah satu penampil utama, Abio Salsinha menyuguhkan hiburan yang disambut hangat masyarakat.
Abio membawakan beberapa lagu rakyat yang mengangkat tema cinta Tanah Air dan perjuangan rakyat pedesaan.
“Saya merasa bangga bisa hadir di sini. Saya ingin tunjukkan bahwa seniman juga punya peran membangun negeri, bukan hanya tampil di kota, tapi hadir di desa-desa di mana hiburan dan perhatian sangat dibutuhkan,” ungkap Abio di sela penampilannya.
Selain itu, masyarakat Seloi Ailieu menyampaikan dua aspirasi penting kepada pemerintah melalui kesempatan ini.
Pertama, permintaan bantuan alat musik tradisional bagi anak-anak muda, guna mendorong pelestarian budaya leluhur.
Kedua, permohonan bantuan perlengkapan olahraga, khususnya seragam sepak bola untuk para pemuda desa.
Dalam kesempatan tersebut, Abio juga menyampaikan pesan motivasi kepada generasi muda agar lebih fokus pada pendidikan.
“Kalau kita ingin negara ini maju, anak-anak harus terus sekolah. Jangan terlalu cepat memikirkan pacaran, lebih baik pikirkan bagaimana menjadi pintar dan ikut membangun negeri ini,” tegasnya di hadapan para pelajar.
Tak hanya itu, Abio turut menyampaikan keinginannya untuk mempromosikan potensi wisata Timor Leste ke kancah internasional.
“Negara ini punya banyak tempat indah yang belum banyak orang tahu. Saya ingin suatu saat dunia mengenal Timor Leste bukan hanya karena sejarah perjuangannya, tapi juga keindahan alam dan kekayaan budayanya,” tambahnya.
Acara ditutup dengan pesta rakyat sederhana.
Warga dari berbagai usia tampak larut dalam kegembiraan, menari dan menyanyi bersama dalam suasana penuh keakraban.
Kunjungan ini diharapkan menjadi titik awal pengembangan pariwisata serta peningkatan fasilitas sosial di Seloi Ailieu, sekaligus membangkitkan semangat masyarakat untuk terus berkarya demi kemajuan daerahnya.
