Pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan institusi penegak hukum dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang tertib dan aman.
Polri memiliki peran strategis dalam memastikan program lingkungan berjalan sesuai dengan regulasi, terutama dalam pengawasan limbah B3 dan kegiatan yang berpotensi mencemari lingkungan.
TPS 3R dapat menjadi embrio ekonomi lokal jika dikelola dengan benar.
Dengan memproduksi pupuk organik, masyarakat tidak hanya berkontribusi terhadap kebersihan, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Warga dapat memanfaatkan pupuk organik hasil TPS 3R untuk menanam sayur, buah, dan tanaman produktif.
Apalagi sebenarnya masyarakat telah membangun benteng pangan di tingkat komunitas.
Selanjutnya, pentingnya pemisahan sampah sejak dari sumber karena kualitas pupuk organik sangat bergantung pada kebersihan bahan bakunya.
Adapun langkah-langkah sederhana pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos, seperti penggunaan ember takakura, bioaktivator alami (molase, EM4, atau air cucian beras), serta waktu fermentasi ideal.
Selain itu, pentingnya pencerahan kepada masyarakat mengenai dampak positif pupuk organik terhadap hasil pertanian.
Pupuk organik dapat meningkatkan hasil panen hingga 20–30 persen bila digunakan secara konsisten, terutama untuk tanaman hortikultura seperti cabai, tomat, dan bayam.
Alhasil, pupuk organik bukan hanya alternatif, tetapi solusi untuk pertanian sehat, aman, dan berkelanjutan.
AKBP Muhammad Zaldi
Siswa PKN2 angkatan XXVI tahun 2025